* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.
Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Rising Wedge sebagai pola bearish continuation, kini saatnya mengenal kebalikannya: Falling Wedge atau Wedge Turun. Falling Wedge adalah saudara kembar dari Rising Wedge, tetapi dengan arah yang terbalik. Secara visual, pola ini terlihat bearish karena garis-garisnya miring ke bawah. Namun, dalam konteks tertentu, Falling Wedge justru merupakan pola bullish continuation – artinya ia menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, tren naik akan berlanjut. Sama seperti Rising Wedge, Falling Wedge sering disalahartikan oleh trader pemula. Mereka melihat garis menurun dan langsung menganggapnya sebagai sinyal jual, padahal justru sebaliknya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Falling Wedge sebagai pola bullish continuation, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Falling Wedge? Falling Wedge...