Update: Kamis, 20 Agustus 2026

PLIN

PT. Plaza Indonesia Realty Tbk.

Rp 2.510
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
2.510
MA 20
2.510
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return

Anda mungkin sudah akrab dengan pendekatan investasi pasif melalui index fund atau ETF pasar luas. Strategi ini memang sederhana dan efektif — Anda mendapatkan return pasar (beta). Namun, bagaimana jika ada cara untuk secara sistematis mendapatkan return di atas pasar (alpha) tanpa harus menjadi trader aktif atau menebak-nebak saham? Di sinilah strategi tilt factor berperan. Berdasarkan riset puluhan tahun dari para akademisi keuangan seperti Eugene Fama dan Kenneth French, ada faktor-faktor tertentu yang secara historis memberikan return lebih tinggi daripada pasar secara keseluruhan dalam jangka panjang. Tiga faktor yang paling terkenal dan terbukti adalah Size, Value, dan Momentum. Apa Itu Strategi Tilt Factor? Tilt artinya memiringkan atau membebani. Dalam konteks ini, Anda tetap memiliki portofolio inti yang terdiversifikasi luas (misalnya ETF IHSG atau S&P 500),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  2. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  3. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  4. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  5. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  6. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  7. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  8. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  9. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  10. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun

TradingView Chart - PLIN