Update: Senin, 6 Juli 2026

EKAD

PT. Ekadharma International Tbk.

Rp 168
-1.18%
Volume
919 lot
MA 5
169
MA 20
165
RSI
60.00
High
170
Low
167
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.60%
Support (10d)
166
Resistance (10d)
172
Volume Trend (10d)
-70.3%
Score
75
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-1.18 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 26 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham EKAD saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp166, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp172.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 168 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 193 - 210 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 160 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick dua hari sering menjadi favorit trader karena kesederhanaannya. Namun, tidak semua pola dua hari memiliki kekuatan sinyal yang sama. Salah satu pola yang tergolong "lembut" dan membutuhkan konfirmasi ekstra adalah In-Neck Line. Pola ini sering dianggap sebagai "adik" dari On-Neck Line dan Piercing Line. Meskipun termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), sinyal yang dihasilkan In-Neck Line tidak sekuat kedua saudaranya. Namun, dengan pemahaman yang tepat dan konfirmasi tambahan, pola ini tetap dapat dimanfaatkan untuk membaca peluang trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola In-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, perbedaannya dengan pola serupa, serta cara memanfaatkannya dengan bijak. Apa Itu Pola In-Neck Line? In-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  2. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  3. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  4. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  5. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  6. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  7. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  8. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  9. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  10. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi

TradingView Chart - EKAD