Update: Jumat, 22 Mei 2026

ZBRA

PT. Dosni Roha Indonesia Tbk.

Rp 50
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
-
Low
-

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda

Dalam analisis teknikal, moving average (MA) adalah salah satu alat paling dasar dan paling populer. Namun, menggunakan satu MA seringkali tidak cukup — karena MA dengan periode pendek terlalu sensitif, sementara MA dengan periode panjang terlalu lambat. Bagaimana jika Anda menggunakan banyak MA sekaligus? Itulah konsep di balik Rainbow Moving Average. Dinamakan demikian karena visualisasinya yang menyerupai pelangi — sekumpulan garis berwarna-warni yang bergerak bersama. Dengan menggunakan beberapa MA dengan periode yang berbeda (misalnya MA 5, 10, 20, 30, 40, 50, 60), Anda dapat melihat secara sekilas apakah tren sedang kuat (semua garis terpisah rapi) atau melemah (garis-garis mulai menyempit dan berpotongan). Bagi trader yang ingin membaca "ketebalan" dan "kekuatan" tren secara visual, Rainbow Moving Average adalah alat yang sederhana namun sangat informatif. Karakteristik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  2. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  3. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  4. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  5. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  6. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  7. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  8. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  9. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  10. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar

TradingView Chart - ZBRA