Update: Jumat, 14 Agustus 2026

IFII

PT. Indonesia Fibreboard Industry Tbk.

Rp 206
0.00%
Volume
153 lot
MA 5
206
MA 20
208
RSI
33.33
High
206
Low
204
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.79%
Support (10d)
200
Resistance (10d)
216
Volume Trend (10d)
-2.3%
Score
10
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-5.50 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -30 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IFII saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp200, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp216.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 190 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  2. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  3. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  4. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  5. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  6. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  7. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  8. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  9. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  10. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya

TradingView Chart - IFII