Update: Kamis, 20 Agustus 2026

IFII

PT. Indonesia Fibreboard Industry Tbk.

Rp 206
-0.96%
Volume
234 lot
MA 5
207
MA 20
207
RSI
50.00
High
210
Low
206
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.60%
Support (10d)
202
Resistance (10d)
210
Volume Trend (10d)
-40.8%
Score
20
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-3.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IFII saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp202, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp210.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 192 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum

Dalam dunia saham, perusahaan asuransi umum (general insurance) memiliki karakteristik yang unik. Berbeda dengan bank yang untung dari selisih bunga, asuransi umum hidup dari premi dan klaim. Namun, banyak investor pemula yang keliru melihat laba bersih tanpa memahami apakah laba tersebut berasal dari operasional inti atau hanya dari hasil investasi. Di sinilah Combined Ratio menjadi raja dari semua rasio untuk asuransi umum. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu combined ratio, mengapa ia lebih jujur daripada laba bersih, serta bagaimana menggunakannya untuk memilih saham asuransi umum yang berkualitas. Apa Itu Combined Ratio? Combined Ratio adalah rasio yang menjumlahkan seluruh beban yang terkait dengan operasional underwriting asuransi (klaim dan biaya) dibandingkan dengan pendapatan premi. Dengan kata lain, rasio ini menjawab pertanyaan sederhana: “Dari setiap Rp100...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  2. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  3. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  4. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  5. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  6. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  7. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  8. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  9. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  10. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit

TradingView Chart - IFII