Update: Jumat, 11 September 2026

ERAA

PT. Erajaya Swasembada Tbk.

Rp 595
+0.85%
Volume
916.383 lot
MA 5
592
MA 20
519
RSI
75.53
High
600
Low
570
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.40%
Support (10d)
476
Resistance (10d)
635
Volume Trend (10d)
+136.6%
Score
70
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
45.12 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (75.5) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 313.745 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ERAA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 75.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp476, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp635.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 607 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 655 - 684 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 553 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

Dalam analisis teknikal saham, Elliott Wave Theory mengajarkan bahwa pergerakan harga bergerak dalam pola 5 gelombang impulsif (1,2,3,4,5) dan 3 gelombang korektif (A,B,C). Namun, terkadang salah satu dari gelombang impulsif tersebut – baik wave 1, wave 3, atau wave 5 – memiliki panjang yang jauh lebih besar dibandingkan dua gelombang impulsif lainnya. Fenomena ini disebut Extended Wave (Gelombang Memanjang). Extended wave adalah konsep penting dalam Elliott Wave karena mempengaruhi cara Anda menghitung gelombang, memproyeksikan target harga, dan menentukan titik entry dan exit. Memahami extended wave akan membantu Anda tidak salah mengidentifikasi struktur gelombang, terutama ketika satu gelombang terlihat "terlalu panjang" dibandingkan yang lain. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang extended wave, mulai dari jenis-jenisnya, karakteristik, aturan yang berlaku, cara mengidentifikasinya, hingga implikasinya dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  2. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  3. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  4. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  5. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  6. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  7. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  8. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  9. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  10. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?

TradingView Chart - ERAA