Update: Rabu, 10 Juni 2026

KKES

PT. Kusuma Kemindo Sentosa Tbk.

Rp 40
+8.11%
Volume
29.621 lot
MA 5
38
MA 20
43
RSI
38.00
High
40
Low
40
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.47%
Support (10d)
34
Resistance (10d)
50
Volume Trend (10d)
-67.9%
Score
40
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
14.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KKES saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp34, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp50.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 34, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi

Di bursa saham, terdapat perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak lini bisnis yang sangat berbeda satu sama lain. Ada perusahaan yang awalnya bergerak di tekstil, lalu merambah properti, kemudian masuk ke infrastruktur, dan sekarang memiliki anak perusahaan di bidang digital. Inilah yang disebut perusahaan konglomerasi atau conglomerate. Masalahnya, bagaimana Anda menilai perusahaan yang bisnisnya sangat beragam? Apakah Anda menggunakan rasio PER (Price to Earnings) yang sama untuk semua divisi? Tentu tidak. Divisi properti memiliki karakteristik valuasi yang berbeda dengan divisi consumer goods, dan berbeda lagi dengan divisi infrastruktur. Di sinilah analisis SOTP (Sum of The Parts) atau Penjumlahan Nilai Setiap Bagian menjadi sangat penting. Metode ini memecah perusahaan konglomerasi menjadi bagian-bagian bisnisnya, menilai setiap bagian secara terpisah dengan metode valuasi yang paling sesuai, lalu menjumlahkannya untuk mendapatkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  2. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  3. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?
  4. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  5. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  6. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  7. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  8. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  9. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  10. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa

TradingView Chart - KKES