Update: Jumat, 24 Juli 2026

KKES

PT. Kusuma Kemindo Sentosa Tbk.

Rp 67
-1.47%
Volume
26.269 lot
MA 5
67
MA 20
58
RSI
70.21
High
68
Low
67
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.30%
Support (10d)
60
Resistance (10d)
78
Volume Trend (10d)
+46.3%
Score
35
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
52.27 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (70.2) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KKES saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 70.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.30%. Area support terdekat berada di sekitar Rp60, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp78.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 57 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan investor pemula adalah meniru strategi dan pilihan saham orang lain tanpa mempertimbangkan profil risiko diri sendiri. Padahal, apa yang cocok untuk seorang trader muda lajang belum tentu cocok untuk seorang ibu rumah tangga dengan tanggungan anak atau seorang pensiunan. Dalam dunia investasi, portofolio umumnya dibagi menjadi tiga kategori besar berdasarkan tingkat risiko dan potensi imbal hasil: Agresif, Moderat, dan Konservatif. Ketiganya bukan soal benar atau salah, melainkan soal kesesuaian dengan profil Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan ketiga tipe portofolio tersebut, termasuk contoh alokasi aset, karakteristik investor yang cocok, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengapa Profil Risiko Itu Penting? Sebelum membangun rumah, Anda harus tahu tanahnya keras atau lunak. Sebelum berinvestasi, Anda harus tahu seberapa besar Anda...

Artikel menarik lainnya:

  1. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  2. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  3. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  4. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  5. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  6. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  7. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  8. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  9. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  10. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

TradingView Chart - KKES