Update: Jumat, 5 Juni 2026

FAPA

PT. FAP Agri Tbk.

Rp 7.225
+0.35%
Volume
17 lot
MA 5
7.210
MA 20
7.143
RSI
64.71
High
7.250
Low
7.225
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.46%
Support (10d)
7.125
Resistance (10d)
7.250
Volume Trend (10d)
-69.9%
Score
95
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
5.09 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (64.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 26 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FAPA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 64.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp7.125, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp7.250.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 7.225 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 8.309 - 9.031 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 6.864 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri

Dalam dunia analisis fundamental saham, ada banyak rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kinerja perusahaan. Salah satu yang paling penting namun sering disalahartikan adalah Operating Profit Margin (OPM) atau Margin Laba Operasional. Kesalahan umum yang sering dilakukan investor pemula adalah membandingkan OPM sebuah perusahaan teknologi dengan perusahaan ritel, lalu menyimpulkan yang satu lebih baik dari yang lain. Padahal, setiap industri memiliki karakteristik OPM yang sangat berbeda. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio OPM dan bagaimana membandingkannya secara bijak antar industri. Apa Itu Operating Profit Margin (OPM)? OPM adalah rasio yang mengukur seberapa besar laba operasional yang dihasilkan dari setiap rupiah penjualan. Rumusnya sederhana: OPM = Laba Operasional / Penjualan Bersih × 100% Laba operasional adalah laba yang dihasilkan dari kegiatan usaha inti perusahaan,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  2. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  3. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  4. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  5. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  6. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  7. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  8. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  9. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  10. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?

TradingView Chart - FAPA