Update: Jumat, 2 Oktober 2026

PTPS

PT. Pulau Subur Tbk.

Rp 149
0.00%
Volume
14.777 lot
MA 5
151
MA 20
159
RSI
29.73
High
150
Low
146
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.55%
Support (10d)
145
Resistance (10d)
163
Volume Trend (10d)
-38.4%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-6.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.591 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PTPS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp145, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp163.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 163 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 179, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 145 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator momentum hanya menggunakan satu periode waktu (misalnya RSI 14 hari, Stochastic 14 periode, CCI 20 periode). Namun, ada satu indikator yang unik karena menggabungkan tiga periode waktu yang berbeda sekaligus: Ultimate Oscillator. Ultimate Oscillator dikembangkan oleh Larry Williams (pencipta Williams %R) pada tahun 1976. Latar belakang penciptaannya adalah frustrasi Larry Williams terhadap false signal yang sering terjadi pada indikator momentum tunggal. Ia menyadari bahwa tren yang sama bisa terlihat berbeda di timeframe yang berbeda (harian, mingguan, bulanan). Solusinya: menggabungkan tiga periode (short-term, intermediate-term, long-term) ke dalam satu indikator untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Ultimate Oscillator dirancang untuk mengurangi false signal (terutama di pasar sideways) dan memberikan sinyal overbought/oversold yang lebih andal. Indikator ini sangat cocok untuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  2. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  3. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  4. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  5. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  6. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  7. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  8. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  9. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  10. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda

TradingView Chart - PTPS