Update: Selasa, 9 Juni 2026

PTPS

PT. Pulau Subur Tbk.

Rp 95
+6.74%
Volume
62.625 lot
MA 5
104
MA 20
137
RSI
13.75
High
95
Low
87
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.07%
Support (10d)
87
Resistance (10d)
143
Volume Trend (10d)
-25.6%
Score
60
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-50.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (13.8) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.889 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PTPS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 13.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp87, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp143.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 97 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 105 - 109 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 88 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham

Dalam dunia analisis teknikal yang terus berkembang, sebagian trader tidak hanya mengandalkan indikator konvensional seperti RSI atau MACD, tetapi juga melihat faktor-faktor eksternal yang diyakini mempengaruhi perilaku pasar. Salah satu pendekatan yang paling kontroversial sekaligus menarik adalah Lunar Cycle Pattern atau pola siklus bulan. Pola ini berakar pada keyakinan bahwa fase bulan—khususnya new moon (bulan baru) dan full moon (bulan purnama)—dapat memengaruhi emosi dan perilaku investor, yang pada gilirannya tercermin dalam pergerakan harga saham. Gagasan ini termasuk dalam ranah analisis yang lebih luas yang mempelajari hubungan antara benda langit dan pasar keuangan. Karakteristik Lunar Cycle Pattern Siklus bulan memiliki durasi sekitar 29,53 hari dari satu new moon ke new moon berikutnya. Dalam setiap siklusnya, terdapat beberapa fase utama: new moon (bulan baru), first quarter...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  2. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  3. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  4. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  5. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  6. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  7. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  8. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  9. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  10. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

TradingView Chart - PTPS