Update: Jumat, 22 Mei 2026

LIVE

PT. Homeco Victoria Makmur Tbk.

Rp 220
+0.92%
Volume
2.645 lot
MA 5
220
MA 20
224
RSI
39.39
High
226
Low
214

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.70%
Support (10d)
206
Resistance (10d)
236
Volume Trend (10d)
+10.6%
Score
10
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-2.65 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (39.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -255 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LIVE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.70%. Area support terdekat berada di sekitar Rp206, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp236.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 196 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?

Jika stock split (pemecahan saham) umumnya disambut gembira oleh pasar, maka reverse stock split sering kali justru menimbulkan kewaspadaan. Banyak investor menghindari saham yang melakukan reverse split karena menganggapnya sebagai sinyal buruk. Namun, benarkah selalu demikian? Apakah ada situasi di mana reverse stock split merupakan langkah strategis yang tepat? Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang reverse stock split: definisi, mekanisme, alasan perusahaan melakukannya, serta bagaimana seharusnya sikap investor yang bijak. Apa Itu Reverse Stock Split? Reverse stock split adalah kebalikan dari stock split biasa. Dalam aksi ini, perusahaan menggabungkan beberapa lembar saham lama menjadi satu lembar saham baru dengan nilai nominal yang lebih tinggi. Jumlah lembar saham yang Anda miliki akan berkurang, sementara harga per lembar saham akan naik secara proporsional. Sekali lagi, total...

Artikel menarik lainnya:

  1. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  2. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  3. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  4. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  5. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  6. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  7. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  8. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  9. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  10. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?

TradingView Chart - LIVE