Update: Kamis, 20 Agustus 2026

LIVE

PT. Homeco Victoria Makmur Tbk.

Rp 196
-1.51%
Volume
26.840 lot
MA 5
200
MA 20
207
RSI
39.29
High
206
Low
193
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.61%
Support (10d)
193
Resistance (10d)
232
Volume Trend (10d)
+83.6%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-5.77 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (39.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.019 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LIVE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp193, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp232.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 183 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti

Dalam analisis teknikal, volume adalah salah satu alat paling penting untuk mengonfirmasi pergerakan harga. Secara umum, volume yang tinggi seharusnya mendukung pergerakan harga yang kuat. Namun, ada kondisi yang justru sebaliknya: volume sangat besar tetapi harga hampir tidak bergerak atau berhenti sama sekali. Kondisi ini dikenal sebagai Stopping Volume. Istilah ini dipopulerkan oleh Richard Wyckoff, salah satu analis teknikal paling berpengaruh di awal abad ke-20. Stopping volume adalah salah satu konsep kunci dalam metodologi Wyckoff untuk mengidentifikasi titik-titik di mana tren sedang kehabisan tenaga dan akan berbalik arah. Karakteristik Stopping Volume Stopping volume adalah kondisi pasar yang sangat spesifik, di mana terjadi lonjakan volume perdagangan yang signifikan namun harga hanya bergerak dalam rentang yang sangat sempit atau bahkan tidak bergerak sama sekali. Ciri-ciri spesifiknya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  2. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  3. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  4. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  5. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  6. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  7. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  8. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  9. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan

TradingView Chart - LIVE