Update: Senin, 7 September 2026

SAME

PT. Sarana Meditama Metropolitan Tbk.

Rp 318
+2.58%
Volume
15.459 lot
MA 5
322
MA 20
304
RSI
66.67
High
328
Low
314
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.23%
Support (10d)
286
Resistance (10d)
338
Volume Trend (10d)
+263.8%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
6.71 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -516 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SAME saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp286, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp338.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 338 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 372, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 286 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika

Dalam dunia investasi saham, tidak semua keputusan berasal dari analisis fundamental atau teknikal yang matang. Sering kali, emosi lah yang menjadi panglima. Salah satu emosi paling berbahaya dan umum dialami oleh trader maupun investor ritel adalah Fear of Missing Out, atau yang lebih dikenal dengan singkatan FOMO. Apa Itu FOMO dalam Saham? FOMO adalah perasaan cemas atau takut ketinggalan momen keuntungan besar yang sedang dinikmati oleh investor lain. Dalam konteks pasar modal, FOMO biasanya muncul ketika harga suatu saham sedang naik cepat (rally) atau ketika ada "saham gorengan" yang sedang ramai diperbincangkan di forum, grup media sosial, atau saluran komunikasi lainnya. Gejala FOMO antara lain: Melihat harga saham naik 20-30% dalam sehari, lalu merasa "rugi" karena tidak ikut membeli dari awal. Membeli saham hanya karena...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  2. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  3. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  4. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  5. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  6. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  7. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  8. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  9. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  10. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham

TradingView Chart - SAME