Update: Senin, 5 Oktober 2026

GDST

PT. Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

Rp 107
+0.94%
Volume
23.273 lot
MA 5
106
MA 20
114
RSI
45.71
High
109
Low
104
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.66%
Support (10d)
100
Resistance (10d)
140
Volume Trend (10d)
-71.0%
Score
30
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-6.14 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -821 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GDST saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp100, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp140.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 95 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia

Di tengah rumitnya analisa fundamental, teknikal, dan makroekonomi, ada satu aturan praktis (rule of thumb) yang sangat sederhana namun telah digunakan oleh para perencana keuangan selama beberapa dekade: Aturan 100 Dikurangi Usia. Aturan ini membantu investor menentukan berapa persen dari portofolio mereka yang sebaiknya dialokasikan ke saham (atau aset berisiko lainnya), berdasarkan usia mereka. Meskipun sederhana, aturan ini menyimpan logika yang dalam dan sangat relevan, terutama bagi investor pemula yang bingung menentukan porsi saham yang tepat. Artikel ini akan membahas secara lengkap aturan 100 dikurangi usia, bagaimana menerapkannya, kelebihan dan kekurangannya, serta variasinya. Apa Itu Aturan 100 Dikurangi Usia? Aturan ini sangat mudah: Porsi Saham dalam Portofolio = 100 - Usia Anda saat ini Sisanya (usia Anda) dialokasikan ke aset yang lebih aman seperti obligasi,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  2. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  3. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  4. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  5. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  6. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  7. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  8. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  9. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  10. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan

TradingView Chart - GDST