Update: Jumat, 22 Mei 2026

GSMF

PT. Equity Development Investment Tbk.

Rp 99
+2.06%
Volume
209.489 lot
MA 5
119
MA 20
118
RSI
48.20
High
104
Low
92

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.16%
Support (10d)
92
Resistance (10d)
167
Volume Trend (10d)
+61.9%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-19.51 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -7.272 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GSMF saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp92, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp167.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 92, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

Dalam analisis teknikal saham, ada beberapa pola yang sangat mudah dikenali bahkan oleh trader pemula sekalipun. Salah satunya adalah Double Top. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai dua puncak (top) dengan ketinggian yang kurang lebih sama, seperti dua gunung kembar. Double Top adalah salah satu pola pembalikan bearish (bearish reversal) yang paling terkenal dan paling dapat diandalkan. Pola ini menandakan bahwa tren naik telah kehabisan tenaga dan harga akan berbalik arah menjadi tren turun. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Double Top, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Double Top? Double Top adalah pola pembalikan bearish yang terbentuk di akhir tren naik (uptrend). Pola ini terdiri dari dua puncak dengan ketinggian...

Artikel menarik lainnya:

  1. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  2. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  3. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  4. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  5. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  6. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  7. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  8. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  9. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  10. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan

TradingView Chart - GSMF