Update: Senin, 7 September 2026

GSMF

PT. Equity Development Investment Tbk.

Rp 97
0.00%
Volume
37.485 lot
MA 5
97
MA 20
93
RSI
63.33
High
98
Low
95
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.91%
Support (10d)
89
Resistance (10d)
107
Volume Trend (10d)
-75.4%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
12.79 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 988 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GSMF saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.91%. Area support terdekat berada di sekitar Rp89, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp107.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 97 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 112 - 121 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 92 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa

Dua perusahaan asuransi jiwa melaporkan kinerja tahun 2024. Perusahaan A mencatat pertumbuhan premi baru 25%, sementara Perusahaan B hanya 10%. Investor berbondong-bondong membeli saham Perusahaan A. Namun setahun kemudian, harga saham Perusahaan A justru turun sementara Perusahaan B naik. Apa yang terjadi? Ternyata, Perusahaan A mengejar volume dengan menjual produk bermargin rendah (bahkan negatif setelah memperhitungkan biaya), sementara Perusahaan B fokus pada produk berkualitas tinggi dengan margin gemuk. Perusahaan A memiliki New Business Margin 2%. Perusahaan B memiliki New Business Margin 12%. Pasar menghargai profitabilitas, bukan sekadar volume. Dalam artikel sebelumnya kita membahas Value of New Business (VNB) secara keseluruhan. Sekarang kita akan fokus pada New Business Margin—rasio yang mengukur seberapa menguntungkan setiap rupiah premi baru yang berhasil dijual perusahaan asuransi jiwa. Apa Itu New...

Artikel menarik lainnya:

  1. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  2. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  3. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  4. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  5. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  6. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  7. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  8. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  9. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  10. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi

TradingView Chart - GSMF