Update: Senin, 6 Juli 2026

GRPH

PT. Griptha Putra Persada Tbk.

Rp 58
+7.41%
Volume
101.087 lot
MA 5
55
MA 20
58
RSI
36.84
High
60
Low
54
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.20%
Support (10d)
53
Resistance (10d)
61
Volume Trend (10d)
-73.7%
Score
70
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-7.94 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (36.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 419 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GRPH saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.20%. Area support terdekat berada di sekitar Rp53, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp61.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 59 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 64 - 67 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 54 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

Saham sektor Consumer Goods (barang konsumsi) adalah primadona bagi banyak investor di Bursa Efek Indonesia. Mengapa? Karena bisnisnya mudah dipahami (produknya kita konsumsi sehari-hari), permintaannya relatif stabil (defensif), dan banyak perusahaan consumer goods telah terbukti bertahan selama puluhan tahun. Namun satu pertanyaan besar selalu muncul: Berapa PER (Price to Earnings Ratio) yang ideal untuk membeli saham consumer goods? Tidak ada angka ajaib yang berlaku untuk semua perusahaan. Namun dengan memahami karakteristik sektor ini, investor dapat menentukan rentang PER wajar dan mengenali kapan saham consumer goods sedang murah atau mahal. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang PER ideal untuk saham consumer goods. Apa Itu PER dan Mengapa Penting untuk Consumer Goods? PER (Price to Earnings Ratio) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan laba per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  2. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  3. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  4. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  5. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  6. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  7. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  8. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  10. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam

TradingView Chart - GRPH