Update: Senin, 5 Oktober 2026

GRPH

PT. Griptha Putra Persada Tbk.

Rp 104
+5.05%
Volume
225.962 lot
MA 5
105
MA 20
126
RSI
29.11
High
110
Low
97
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.01%
Support (10d)
93
Resistance (10d)
142
Volume Trend (10d)
+32.0%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
33.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.1) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.795 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GRPH saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.01%. Area support terdekat berada di sekitar Rp93, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp142.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 88 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading

Ada satu kalimat yang paling sering diucapkan trader saat mereka menahan posisi rugi terlalu lama: "Saya yakin analisis saya benar. Harga pasti akan berbalik." Dan ada satu kalimat yang paling sering diucapkan trader saat mereka memotong profit terlalu cepat: "Saya takut salah. Lebih baik saya ambil untung kecil dulu." Apa kesamaan kedua kalimat itu? Keduanya berpusat pada satu kata: benar. Trader terjebak dalam pola pikir bahwa mereka harus selalu benar. Analisis harus benar. Prediksi harus tepat. Arah harga harus sesuai dengan yang mereka harapkan. Jika tidak, mereka merasa gagal. Pola pikir ini adalah racun terbesar dalam trading. Ia membuat Anda menahan kerugian karena tidak mau mengaku salah. Ia membuat Anda mengambil profit kecil karena takut prediksi Anda meleset. Ia membuat Anda fokus pada ego, bukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  2. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  3. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  4. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  5. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  6. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  7. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  8. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  9. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  10. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital

TradingView Chart - GRPH