Update: Kamis, 8 Oktober 2026

GRPH

PT. Griptha Putra Persada Tbk.

Rp 100
-5.66%
Volume
97.699 lot
MA 5
103
MA 20
121
RSI
28.74
High
108
Low
100
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.11%
Support (10d)
93
Resistance (10d)
140
Volume Trend (10d)
+353.3%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
5.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.727 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GRPH saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp93, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp140.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 88 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands (berbasis standar deviasi) dan Keltner Channel (berbasis ATR), kini saatnya mengenal channel yang paling sederhana namun sangat powerful untuk menangkap breakout: Donchian Channel. Donchian Channel dikembangkan oleh Richard Donchian, seorang trader legendaris yang dianggap sebagai "Bapak Trend Following". Donchian Channel adalah salah satu indikator tertua dalam analisis teknikal, digunakan sejak tahun 1940-an. Indikator ini menjadi fondasi dari banyak sistem trading trend following terkenal, termasuk sistem "Turtle Trading" yang legendaris. Keunikan Donchian Channel adalah ia tidak menghitung rata-rata atau deviasi – ia hanya mencatat harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Hasilnya adalah channel yang sangat responsif terhadap pergerakan harga, namun tetap memberikan level support/resistance yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Donchian Channel, mulai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  2. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  3. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  4. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  5. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  6. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  7. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  8. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  9. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  10. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik

TradingView Chart - GRPH