Update: Kamis, 20 Agustus 2026

MOLI

PT. Madusari Murni Indah Tbk.

Rp 288
+4.35%
Volume
47.161 lot
MA 5
278
MA 20
266
RSI
66.67
High
292
Low
276
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.81%
Support (10d)
264
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
-5.9%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
22.03 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 843 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MOLI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp264, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 288 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 331 - 360 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 274 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan

Di antara sekian banyak pos dalam laporan keuangan, piutang pihak berelasi adalah salah satu yang paling sering diabaikan oleh investor ritel. Ia biasanya tersembunyi di antara baris "piutang usaha" atau disajikan sebagai pos terpisah dengan angka yang tampak tidak signifikan. Namun, di balik angka itu, bisa tersimpan risiko besar: penyaluran dana tanpa pengawasan, potensi kecurangan, hingga pengurasan aset perusahaan secara sistematis. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu piutang pihak berelasi, mengapa ini bisa menjadi bom waktu, bagaimana mendeteksinya, serta langkah konkret yang harus Anda ambil sebagai investor. 1. Apa Itu Piutang Pihak Berelasi? Pihak berelasi adalah pihak yang memiliki hubungan istimewa dengan perusahaan, baik melalui kepemilikan, pengelolaan, atau hubungan keluarga. Definisi ini mencakup: Pemegang saham utama (biasanya >20% kepemilikan) Direksi dan komisaris serta anggota...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  2. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  3. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  4. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  5. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  6. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  7. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  8. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  9. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  10. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi

TradingView Chart - MOLI