Update: Jumat, 22 Mei 2026

MOLI

PT. Madusari Murni Indah Tbk.

Rp 230
+3.60%
Volume
41.437 lot
MA 5
237
MA 20
267
RSI
29.23
High
238
Low
220

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.59%
Support (10d)
218
Resistance (10d)
306
Volume Trend (10d)
-26.5%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-6.50 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.2) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.375 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MOLI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp218, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp306.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 306 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 337, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 218 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham

Warren Buffett, salah seorang investor terbesar dunia, pernah berulang kali menegaskan dalam suratnya kepada pemegang saham: "Ketika saya meninggal nanti, wasiat saya akan menitipkan 90% uang istri saya ke dalam index fund." Pernyataan dari maestro investasi tersebut bukanlah isapan jempol belaka. Index fund telah terbukti menjadi metode investasi yang paling rasional, biaya rendah, dan efektif bagi kebanyakan orang — termasuk mereka yang tidak punya waktu atau keahlian untuk menganalisis saham satu per satu. Apa Itu Index Fund? Index fund adalah jenis reksa dana atau ETF (Exchange Traded Fund) yang dirancang untuk meniru kinerja indeks pasar saham tertentu. Indeks sendiri adalah kumpulan saham yang mewakili suatu pasar, misalnya IHSG (Indonesia), S&P 500 (AS), atau LQ45 (45 saham likuid di Indonesia). Alih-alih memilih saham mana yang akan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  2. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  3. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  4. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  5. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  6. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  7. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  8. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  9. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  10. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham

TradingView Chart - MOLI