Update: Jumat, 22 Mei 2026

HDFA

PT. Radana Bhaskara Finance Tbk.

Rp 90
0.00%
Volume
3.045 lot
MA 5
96
MA 20
107
RSI
17.65
High
93
Low
86

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.62%
Support (10d)
86
Resistance (10d)
122
Volume Trend (10d)
-51.0%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-1.10 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -3.145 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HDFA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp86, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp122.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 82 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham

Bagi pemula yang baru masuk ke dunia investasi saham, salah satu keputusan paling membingungkan adalah: “Berapa banyak uang yang harus saya alokasikan ke setiap saham?” Banyak investor baru cenderung memasukkan terlalu banyak uang ke saham yang sedang "naik daun" atau terlalu sedikit ke saham yang kurang populer. Di sinilah Metode Equal Weight (bobot sama) hadir sebagai pendekatan yang sederhana, disiplin, dan sangat cocok untuk pemula. Apa Itu Metode Equal Weight? Equal Weight adalah strategi alokasi portofolio di mana Anda memberikan jumlah modal yang sama untuk setiap saham yang Anda pilih, tanpa memandang kapitalisasi pasar, harga saham, atau popularitasnya. Contoh sederhana: Anda memiliki modal Rp10.000.000 Anda memilih 5 saham berbeda Dengan Equal Weight: setiap saham mendapat alokasi Rp2.000.000 (20% dari total modal) Berbeda dengan pendekatan Market...

Artikel menarik lainnya:

  1. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  2. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  3. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  4. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  5. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  6. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  7. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  8. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  9. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  10. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish

TradingView Chart - HDFA