Update: Jumat, 11 September 2026

HDFA

PT. Radana Bhaskara Finance Tbk.

Rp 100
-0.99%
Volume
4.280 lot
MA 5
101
MA 20
100
RSI
58.33
High
102
Low
99
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.13%
Support (10d)
99
Resistance (10d)
115
Volume Trend (10d)
+32.3%
Score
75
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
11.11 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 74 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HDFA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp99, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp115.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 100 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 115 - 125 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 95 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

Setelah mempelajari PBV (Price to Book Value), ada satu rasio lain yang tidak kalah penting dan paling sering digunakan oleh investor saham di seluruh dunia, yaitu PER atau Price to Earnings Ratio. Jika PBV mengukur harga saham terhadap aset, maka PER mengukur harga saham terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Mari kita bahas dengan cara yang paling sederhana. Apa Itu PER? Price to Earnings Ratio (PER) adalah rasio yang membandingkan harga saham sebuah perusahaan dengan laba bersih yang dihasilkan perusahaan tersebut per lembar saham. Sederhananya, PER menjawab pertanyaan: “Berapa tahun waktu yang dibutuhkan bagi perusahaan untuk mengembalikan investasi saya melalui laba yang dihasilkan, jika laba tersebut tidak berubah?” Price (Harga): Harga saham di pasar saat ini. Earnings (Laba): Laba bersih perusahaan per lembar saham (EPS/Earning per...

Artikel menarik lainnya:

  1. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  2. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  3. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  4. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  5. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  6. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  7. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  8. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  9. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  10. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun

TradingView Chart - HDFA