Update: Jumat, 5 Juni 2026

PPRO

PT. PP Properti Tbk.

Rp 13
0.00%
Volume
234.922 lot
MA 5
14
MA 20
17
RSI
N/A
High
13
Low
12
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.71%
Support (10d)
12
Resistance (10d)
18
Volume Trend (10d)
-22.4%
Score
60
Win Rate (30d)
6.67 %
P/L (30d)
-50.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (0.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 100 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PPRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 0.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp12, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp18.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 13 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 14 - 15 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 12 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

Setelah mempelajari PBV (Price to Book Value), ada satu rasio lain yang tidak kalah penting dan paling sering digunakan oleh investor saham di seluruh dunia, yaitu PER atau Price to Earnings Ratio. Jika PBV mengukur harga saham terhadap aset, maka PER mengukur harga saham terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Mari kita bahas dengan cara yang paling sederhana. Apa Itu PER? Price to Earnings Ratio (PER) adalah rasio yang membandingkan harga saham sebuah perusahaan dengan laba bersih yang dihasilkan perusahaan tersebut per lembar saham. Sederhananya, PER menjawab pertanyaan: “Berapa tahun waktu yang dibutuhkan bagi perusahaan untuk mengembalikan investasi saya melalui laba yang dihasilkan, jika laba tersebut tidak berubah?” Price (Harga): Harga saham di pasar saat ini. Earnings (Laba): Laba bersih perusahaan per lembar saham (EPS/Earning per...

Artikel menarik lainnya:

  1. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  2. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  3. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  4. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  5. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  6. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  7. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  8. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  9. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  10. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi

TradingView Chart - PPRO