Update: Jumat, 22 Mei 2026

PPRO

PT. PP Properti Tbk.

Rp 15
-6.25%
Volume
338.090 lot
MA 5
17
MA 20
20
RSI
12.50
High
15
Low
15

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.41%
Support (10d)
15
Resistance (10d)
20
Volume Trend (10d)
-59.4%
Score
45
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
-42.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (12.5) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PPRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 12.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp15, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp20.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 15, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick memerlukan konfigurasi yang rumit. Ada pola yang sangat sederhana namun memiliki implikasi kuat terhadap arah pasar, yaitu Belt Hold. Pola ini hanya terdiri dari satu candlestick dengan karakteristik unik: harga pembukaan berada tepat di harga tertinggi (untuk versi bearish) atau tepat di harga terendah (untuk versi bullish), diikuti oleh pergerakan searah yang panjang tanpa bayangan di sisi pembukaan. Belt Hold adalah pola pembalikan yang sinyalnya cukup kuat, terutama ketika muncul di akhir tren yang sudah berlangsung lama. Karakteristik Pola Belt Hold Belt Hold memiliki dua versi: Bullish Belt Hold dan Bearish Belt Hold. Meskipun arahnya berlawanan, keduanya memiliki ciri dasar yang sama. 1. Bullish Belt Hold (Pembukaan di Harga Terendah) Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: Candlestick berwarna...

Artikel menarik lainnya:

  1. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  2. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  3. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  4. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  6. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  7. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  8. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  9. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  10. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan

TradingView Chart - PPRO