Update: Senin, 6 Juli 2026

PPRO

PT. PP Properti Tbk.

Rp 18
+5.88%
Volume
105.069 lot
MA 5
17
MA 20
16
RSI
66.67
High
18
Low
17
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.13%
Support (10d)
15
Resistance (10d)
19
Volume Trend (10d)
-59.6%
Score
70
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
5.88 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -100 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PPRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp15, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp19.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 18 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 20 - 21 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 17 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  2. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  3. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  4. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  5. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  6. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  7. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  8. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  9. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  10. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

TradingView Chart - PPRO