Update: Jumat, 5 Juni 2026

HOMI

PT. Grand House Mulia Tbk.

Rp 177
-5.85%
Volume
17.863 lot
MA 5
195
MA 20
211
RSI
22.54
High
189
Low
166
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.81%
Support (10d)
166
Resistance (10d)
226
Volume Trend (10d)
-31.0%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-29.20 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.5) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -110 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HOMI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp166, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp226.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 158 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola pembalikan terbentuk secara tajam dan drastis. Namun, ada satu pola yang sangat berbeda: ia terbentuk secara perlahan, bertahap, dan sering kali tidak disadari oleh banyak trader. Pola itu adalah Rounding Top, yang juga dikenal sebagai Dome atau Inverse Saucer. Rounding Top adalah pola yang menggambarkan perubahan psikologi pasar secara gradual, dari euphoria menjadi apatis, lalu menjadi pesimisme. Tidak seperti Double Top atau Head and Shoulders yang terbentuk dengan gerakan harga yang jelas naik-turun, Rounding Top membentuk kurva yang melengkung halus seperti kubah atau setengah lingkaran. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rounding Top, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Rounding Top? Rounding Top adalah pola pembalikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  2. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  3. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  4. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  5. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  6. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  7. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  8. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  9. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  10. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal

TradingView Chart - HOMI