Update: Kamis, 8 Oktober 2026

PART

PT. Cipta Perdana Lancar Tbk.

Rp 120
-6.98%
Volume
577.222 lot
MA 5
124
MA 20
113
RSI
58.62
High
130
Low
119
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.98%
Support (10d)
104
Resistance (10d)
135
Volume Trend (10d)
+6.2%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
1.69 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 19.150 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PART saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.98%. Area support terdekat berada di sekitar Rp104, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp135.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 120 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 138 - 150 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 114 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat

Dalam dunia investasi ritel di Indonesia, sering muncul dikotomi buatan: seolah-olah investor harus memilih antara menjadi investor saham langsung atau investor reksa dana. Padahal, kedua instrumen ini bukanlah rival, melainkan mitra strategis yang bisa bekerja sama sangat baik. Mengintegrasikan saham langsung dengan reksa dana dalam satu portofolio memberikan yang terbaik dari dua dunia: kendali penuh atas saham pilihan Anda, ditambah diversifikasi dan kemudahan dari reksa dana. Artikel ini akan membahas mengapa kombinasi ini sangat ampuh, bagaimana cara mengintegrasikannya secara praktis, serta contoh alokasi untuk berbagai profil investor. Memahami Peran Masing-Masing Instrumen Sebelum membahas integrasi, mari kita pahami dulu kelebihan dan kekurangan alami dari saham langsung dan reksa dana. Saham Langsung Kelebihan Kekurangan Kendali penuh: Anda memilih saham sendiri Risiko tinggi jika hanya pegang sedikit saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  2. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  3. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  4. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  5. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  6. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  7. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  8. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  9. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  10. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?

TradingView Chart - PART