Update: Kamis, 8 Oktober 2026

IGAR

PT. Champion Pacific Indonesia Tbk.

Rp 470
-0.42%
Volume
671 lot
MA 5
470
MA 20
471
RSI
49.29
High
482
Low
470
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.29%
Support (10d)
460
Resistance (10d)
515
Volume Trend (10d)
-34.8%
Score
40
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (49.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 13 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IGAR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp460, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp515.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 460, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume

Dalam analisis teknikal saham, RSI (Relative Strength Index) adalah salah satu indikator momentum paling populer. Namun, RSI memiliki satu "kekurangan": ia hanya memperhitungkan harga, tidak memperhitungkan volume. Padahal, volume adalah konfirmasi penting dalam analisis teknikal. Solusinya adalah Money Flow Index (MFI) – indikator yang bisa dianggap sebagai "RSI yang berbobot volume". MFI menggabungkan konsep RSI dengan volume, menghasilkan indikator yang lebih akurat dalam mengidentifikasi overbought, oversold, dan divergence. MFI dikembangkan oleh Gene Quong dan Avrum Soudack. Indikator ini sering disebut sebagai "Volume-Weighted RSI" karena perhitungannya yang mirip dengan RSI, tetapi menggunakan "typical price" dan "money flow" (aliran uang) yang memperhitungkan volume. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Money Flow Index (MFI), mulai dari cara perhitungan, perbedaan dengan RSI, interpretasi overbought/oversold, divergence (yang sangat...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  2. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  3. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  4. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  5. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  6. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  7. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  8. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  9. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan
  10. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan

TradingView Chart - IGAR