Update: Senin, 6 Juli 2026

INCI

PT. Intanwijaya Internasional Tbk

Rp 640
-0.78%
Volume
12 lot
MA 5
639
MA 20
644
RSI
48.65
High
645
Low
635
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.93%
Support (10d)
605
Resistance (10d)
735
Volume Trend (10d)
-22.2%
Score
40
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-10.49 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INCI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp605, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp735.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 605, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi

Dalam laporan keuangan, investor sering melihat angka "beban pajak penghasilan" hanya sebagai pelengkap. Padahal, di balik angka itu tersimpan informasi penting tentang kualitas laba, strategi manajemen, bahkan potensi kejutan negatif. Alat analisis yang paling sederhana namun tajam adalah Effective Tax Rate (ETR) atau tarif pajak efektif. 1. Apa Itu Effective Tax Rate? Effective Tax Rate adalah persentase beban pajak penghasilan terhadap laba sebelum pajak (EBT). Rumus dasarnya: ETR = Beban Pajak Penghasilan ÷ Laba Sebelum Pajak Contoh: Jika PT ABC memiliki laba sebelum pajak Rp 100 miliar dan membayar pajak Rp 22 miliar, maka ETR = 22%. Tarif pajak badan di Indonesia umumnya 22% (berlaku sejak 2022). Namun, sangat jarang perusahaan memiliki ETR persis 22%. Di sinilah letak peluang analisis. 2. Mengapa ETR Penting bagi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  2. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  3. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  4. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  5. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  6. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  7. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  8. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  9. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  10. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik

TradingView Chart - INCI