Update: Senin, 12 Oktober 2026

INCI

PT. Intanwijaya Internasional Tbk

Rp 960
0.00%
Volume
6.905 lot
MA 5
969
MA 20
846
RSI
68.24
High
990
Low
920
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.90%
Support (10d)
755
Resistance (10d)
1.070
Volume Trend (10d)
+617.7%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
23.08 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (68.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 300 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INCI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 68.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp755, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.070.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 960 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.104 - 1.200 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 912 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"

"Sudah saya bilang dari dulu saham ini bakal turun." "Siapa sih yang tidak tahu kalau krisis akan datang?" "Lihat kan? Saya sudah merasa aneh dengan saham itu sejak awal." Pernahkah Anda mendengar (atau bahkan mengucapkan sendiri) kalimat-kalimat seperti itu setelah suatu peristiwa pasar terjadi? Selamat, Anda sedang menyaksikan—atau mengalami—hindsight bias dalam bentuknya yang paling klasik. Apa Itu Hindsight Bias? Hindsight bias adalah kecenderungan psikologis untuk melihat suatu peristiwa yang sudah terjadi seolah-olah peristiwa tersebut mudah diprediksi sebelumnya. Dalam bahasa sederhana: setelah sesuatu terjadi, kita merasa "tahu sejak awal" bahwa hal itu akan terjadi, padahal sebelumnya kita tidak tahu apa-apa. Fenomena ini sering disebut juga sebagai "efek saya-tahu-semua" atau "bias 20/20" (mengacu pada ketajaman penglihatan setelah fakta). Di dunia saham, hindsight bias adalah musuh utama pembelajaran...

Artikel menarik lainnya:

  1. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  2. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  3. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  4. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  5. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  6. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  7. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  8. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  9. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  10. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

TradingView Chart - INCI