Update: Senin, 5 Oktober 2026

SPMA

PT. Suparma Tbk.

Rp 162
+1.25%
Volume
1.295 lot
MA 5
161
MA 20
167
RSI
34.78
High
164
Low
159
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.84%
Support (10d)
159
Resistance (10d)
171
Volume Trend (10d)
-23.6%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-2.41 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (34.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 82 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SPMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp159, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp171.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 171 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 188, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 159 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD

Dalam analisis teknikal saham, pola AB=CD adalah fondasi dari semua pola harmonic. Namun, tidak semua pergerakan harga membentuk simetri sempurna dengan AB sama persis dengan CD. Di sinilah pola Alternate AB=CD berperan. Alternate AB=CD (atau sering disebut "Alternate AB=CD") adalah pengembangan dari pola AB=CD klasik di mana panjang CD tidak sama dengan AB, melainkan memiliki rasio Fibonacci tertentu terhadap AB – biasanya 1.272, 1.618, 2.000, atau 2.240. Pola ini sangat penting dipahami karena lebih sering terjadi di pasar nyata dibandingkan AB=CD sempurna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Alternate AB=CD (baik bullish maupun bearish), mulai dari karakteristik, berbagai variasi rasio, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Alternate AB=CD? Alternate AB=CD adalah pola harmonic yang terdiri dari empat titik (A,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  2. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  3. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  4. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  5. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  6. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  7. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  8. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  9. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  10. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter

TradingView Chart - SPMA