Update: Jumat, 22 Mei 2026

SPMA

PT. Suparma Tbk.

Rp 202
-1.94%
Volume
2.288 lot
MA 5
204
MA 20
211
RSI
35.71
High
206
Low
198

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.31%
Support (10d)
198
Resistance (10d)
214
Volume Trend (10d)
-28.0%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-7.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (35.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -229 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SPMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 35.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp198, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp214.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 188 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang namanya mungkin terdengar "keren" dan memang dirancang untuk mengukur "kekaguman" pasar terhadap suatu pergerakan harga. Indikator itu adalah Awesome Oscillator (AO). Awesome Oscillator dikembangkan oleh Bill Williams, trader legendaris yang juga menciptakan Alligator, Fractals, dan Market Facilitation Index. AO adalah bagian dari sistem trading Bill Williams yang dikenal sebagai "Profitunity Trading System". AO mengukur momentum pasar dengan membandingkan moving average harga jangka pendek dan jangka panjang, tetapi dengan pendekatan yang unik. Indikator ini menghasilkan histogram batangan (bar) yang bergerak di atas dan di bawah garis nol (zero line), dengan warna yang berubah untuk menunjukkan perubahan momentum. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Awesome Oscillator (AO), mulai dari cara perhitungan, interpretasi dasar (zero line crossing), dua...

Artikel menarik lainnya:

  1. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  2. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  3. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  4. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  5. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  6. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  7. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  8. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  9. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  10. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri

TradingView Chart - SPMA