Update: Senin, 6 Juli 2026

KPIG

PT. MNC Tourism Indonesia Tbk.

Rp 79
+8.22%
Volume
1.789.642 lot
MA 5
74
MA 20
81
RSI
35.14
High
79
Low
72
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.31%
Support (10d)
70
Resistance (10d)
83
Volume Trend (10d)
+3.5%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-17.71 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (35.1)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -25.276 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KPIG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 35.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp70, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp83.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 70, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba

Bayangkan Anda sedang mengevaluasi dua perusahaan. Perusahaan A melaporkan laba bersih naik 150% dalam setahun. Luar biasa! Perusahaan B melaporkan laba bersih turun 40%. Membosankan. Anda langsung tertarik pada Perusahaan A. Namun setelah diselidiki, ternyata kenaikan laba Perusahaan A 100% berasal dari keuntungan pembebasan lahan oleh pemerintah (kompensasi satu kali). Bisnis intinya justru stagnan. Sementara Perusahaan B mengalami penurunan laba karena sekali saja membayar denda settle kasus hukum yang sudah berakhir—bisnis intinya tetap sehat. Siapa yang sebenarnya lebih baik? Jawabannya tergantung pada seberapa besar extraordinary items (pos luar biasa) mempengaruhi laba. Artikel ini akan membahas secara khusus rasio extraordinary items terhadap laba, bagaimana menghitungnya, mengapa rasio ini sangat penting untuk menilai kualitas laba, serta bagaimana membedakan antara kejutan positif yang tidak berkelanjutan dan kemunduran sementara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  2. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  3. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  4. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  5. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  6. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  7. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  8. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  9. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  10. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka

TradingView Chart - KPIG