Update: Kamis, 20 Agustus 2026

KPIG

PT. MNC Tourism Indonesia Tbk.

Rp 70
+6.06%
Volume
3.915.554 lot
MA 5
69
MA 20
77
RSI
31.03
High
71
Low
63
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.47%
Support (10d)
63
Resistance (10d)
82
Volume Trend (10d)
+71.9%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-10.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (31.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -372.431 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KPIG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp63, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp82.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 63, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa

Dua perusahaan asuransi jiwa melaporkan kinerja tahun 2024. Perusahaan A mencatat pertumbuhan premi baru 25%, sementara Perusahaan B hanya 10%. Investor berbondong-bondong membeli saham Perusahaan A. Namun setahun kemudian, harga saham Perusahaan A justru turun sementara Perusahaan B naik. Apa yang terjadi? Ternyata, Perusahaan A mengejar volume dengan menjual produk bermargin rendah (bahkan negatif setelah memperhitungkan biaya), sementara Perusahaan B fokus pada produk berkualitas tinggi dengan margin gemuk. Perusahaan A memiliki New Business Margin 2%. Perusahaan B memiliki New Business Margin 12%. Pasar menghargai profitabilitas, bukan sekadar volume. Dalam artikel sebelumnya kita membahas Value of New Business (VNB) secara keseluruhan. Sekarang kita akan fokus pada New Business Margin—rasio yang mengukur seberapa menguntungkan setiap rupiah premi baru yang berhasil dijual perusahaan asuransi jiwa. Apa Itu New...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  2. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  3. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  4. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  5. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  6. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  7. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  8. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  9. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  10. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public

TradingView Chart - KPIG