Update: Jumat, 10 Juli 2026

KPIG

PT. MNC Tourism Indonesia Tbk.

Rp 79
+1.28%
Volume
1.240.641 lot
MA 5
79
MA 20
80
RSI
47.50
High
79
Low
76
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.16%
Support (10d)
70
Resistance (10d)
84
Volume Trend (10d)
+74.7%
Score
40
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-17.71 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 60.310 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KPIG saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp70, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp84.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 70, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Claim Ratio Asuransi Kesehatan: Barometer Profitabilitas yang Tidak Boleh Diabaikan

Di antara berbagai lini bisnis yang dijalankan emiten asuransi, asuransi kesehatan adalah segmen yang paling dinamis sekaligus paling berisiko. Pertumbuhan premi kesehatan memang melesat tinggi, tetapi di balik itu mengintai bahaya laten: kenaikan klaim yang tidak terkendali. Bagi investor saham, memahami Claim Ratio (atau sering disebut Loss Ratio) pada lini asuransi kesehatan adalah kunci untuk menilai apakah pertumbuhan premi yang tinggi benar-benar menghasilkan keuntungan atau justru menjadi bubur hitam yang menggerus modal perusahaan. Artikel ini akan membedah secara mendalam apa itu claim ratio untuk asuransi kesehatan, bagaimana menginterpretasikannya, serta sinyal beli atau jual yang bisa Anda petik. Apa Itu Claim Ratio pada Asuransi Kesehatan? Claim ratio adalah perbandingan antara total klaim yang dibayarkan perusahaan dengan total premi yang diterima dari nasabah asuransi kesehatan. Claim Ratio...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  2. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  3. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  4. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  5. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  6. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  7. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  8. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  9. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  10. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci

TradingView Chart - KPIG