Update: Kamis, 15 Oktober 2026

INDF

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

Rp 6.950
-0.71%
Volume
81.253 lot
MA 5
6.960
MA 20
6.879
RSI
64.29
High
7.025
Low
6.850
Nilai
90/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.87%
Support (10d)
6.700
Resistance (10d)
7.075
Volume Trend (10d)
-27.7%
Score
90
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-3.81 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (64.3)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11.073 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INDF saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 64.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp6.700, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp7.075.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 6.950 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 7.993 - 8.688 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 6.603 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan

Sebagian besar investor saham sangat fokus pada satu pertanyaan: "Seberapa dalam portofolio saya bisa jatuh?" Mereka menghitung Maximum Drawdown dengan saksama, mencari angka kerugian terburuk dalam persentase. Namun, ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting tetapi jarang ditanyakan: "Berapa lama saya akan terperosok sebelum kembali ke titik impas?" Drawdown Duration adalah metrik yang menjawab pertanyaan kedua. Ia mengukur berapa lama portofolio Anda berada di bawah puncak tertinggi sebelumnya, mulai dari saat penurunan terjadi hingga saat pulih sepenuhnya. Artikel ini akan membahas mengapa durasi pemulihan seringkali lebih menyiksa daripada kedalaman kerugian itu sendiri. Apa Itu Drawdown Duration? Drawdown Duration adalah panjang waktu (biasanya diukur dalam hari, bulan, atau tahun) yang dibutuhkan portofolio untuk pulih dari suatu penurunan hingga kembali mencapai puncak tertinggi sebelumnya. Dua jenis Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  2. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  3. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  4. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  5. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  6. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  7. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  8. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  9. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  10. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor

TradingView Chart - INDF