Update: Senin, 12 Oktober 2026

IKAI

PT. Intikeramik Alamasri Industri Tbk.

Rp 23
-8.00%
Volume
1.922.663 lot
MA 5
23
MA 20
21
RSI
57.89
High
27
Low
23
Nilai
90/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.14%
Support (10d)
18
Resistance (10d)
28
Volume Trend (10d)
+208.6%
Score
90
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
15.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 40.258 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IKAI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp18, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp28.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 23 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 26 - 29 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 22 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda

Anda membuka grup WhatsApp atau Telegram saham favorit Anda. Dalam lima menit, Anda membaca puluhan pesan: "UD ini bakal tembus 200! Gas terus!" "Turun dikit dikit, sabar ya kawan, masih bagus!" "Tadi saya dapat info dari dalam, ada kabar baik minggu depan." "Saya sudah beli 200 lot di 150. Siapa lagi?" "Udah naik 10 poin! Makasih admin!" Lima belas menit kemudian, Anda membeli saham itu. Bukan karena analisis Anda. Bukan karena riset Anda. Tapi karena semua orang di grup membelinya. Anda takut ketinggalan. Inilah social media dalam trading. Dan bagi kebanyakan trader ritel, ia adalah racun perlahan yang menghancurkan disiplin, mengaburkan penilaian, dan menguras modal. Artikel ini tentang perlunya social media detox selama trading. Bukan berarti Anda harus menghapus semua akun sosial media selamanya. Tapi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  2. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  3. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  4. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  5. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  6. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  7. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  8. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  9. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  10. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem

TradingView Chart - IKAI