Update: Jumat, 22 Mei 2026

IKAI

PT. Intikeramik Alamasri Industri Tbk.

Rp 19
-5.00%
Volume
174.542 lot
MA 5
21
MA 20
24
RSI
18.18
High
19
Low
18

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.27%
Support (10d)
18
Resistance (10d)
26
Volume Trend (10d)
-72.8%
Score
45
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-17.39 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (18.2) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IKAI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 18.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp18, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp26.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 18, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace

Dalam dunia saham, sektor e-commerce dan marketplace selalu menarik perhatian karena pertumbuhannya yang eksplosif. Namun, di balik popularitasnya, ada tantangan besar bagi investor: bagaimana menilai perusahaan e-commerce yang seringkali masih merugi atau memiliki laba yang sangat tipis? Rasio keuangan tradisional seperti PER (Price to Earnings Ratio) menjadi tidak berguna. Di sinilah Price to GMV (Gross Merchandise Value) hadir sebagai salah satu metrik valuasi paling populer untuk perusahaan e-commerce, marketplace, dan platform transaksi digital. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu GMV, bagaimana rasio Price to GMV bekerja, kelebihan dan keterbatasannya, serta cara menggunakannya sebagai alat analisis saham teknologi. Apa Itu GMV (Gross Merchandise Value)? Gross Merchandise Value (GMV) adalah total nilai transaksi yang mengalir melalui platform dalam periode tertentu, biasanya satu tahun. GMV mencakup...

Artikel menarik lainnya:

  1. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  2. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  3. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  4. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  5. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  6. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  7. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  8. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  9. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  10. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik

TradingView Chart - IKAI