Update: Selasa, 9 Juni 2026

MGRO

PT. Mahkota Group Tbk.

Rp 670
+3.08%
Volume
54.704 lot
MA 5
652
MA 20
661
RSI
51.43
High
670
Low
635
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.75%
Support (10d)
610
Resistance (10d)
670
Volume Trend (10d)
+18.1%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-10.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.748 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MGRO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp610, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp670.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 670 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 737, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 610 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands (berbasis standar deviasi) dan Keltner Channel (berbasis ATR), kini saatnya mengenal channel yang paling sederhana namun sangat powerful untuk menangkap breakout: Donchian Channel. Donchian Channel dikembangkan oleh Richard Donchian, seorang trader legendaris yang dianggap sebagai "Bapak Trend Following". Donchian Channel adalah salah satu indikator tertua dalam analisis teknikal, digunakan sejak tahun 1940-an. Indikator ini menjadi fondasi dari banyak sistem trading trend following terkenal, termasuk sistem "Turtle Trading" yang legendaris. Keunikan Donchian Channel adalah ia tidak menghitung rata-rata atau deviasi – ia hanya mencatat harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Hasilnya adalah channel yang sangat responsif terhadap pergerakan harga, namun tetap memberikan level support/resistance yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Donchian Channel, mulai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  3. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  4. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  5. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  6. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  7. Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya
  8. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  9. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  10. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren

TradingView Chart - MGRO