Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BRNA

PT. Berlina Tbk.

Rp 640
-1.54%
Volume
1.701 lot
MA 5
659
MA 20
631
RSI
56.72
High
650
Low
630
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.73%
Support (10d)
595
Resistance (10d)
750
Volume Trend (10d)
+26.4%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
11.30 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -53 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BRNA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp595, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 750 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 825, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 595 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?

Sebagai investor, Anda tentu menyukai perusahaan yang labanya tumbuh cepat setiap tahun. Namun, pernahkah Anda bertanya: apakah pertumbuhan itu berkelanjutan? Ataukah perusahaan hanya bisa tumbuh cepat dengan terus-menerus menghimpun utang baru atau menerbitkan saham tambahan? Jawaban atas pertanyaan ini terletak pada metrik yang disebut Sustainable Growth Rate (SGR). SGR adalah tingkat pertumbuhan maksimum yang dapat dicapai perusahaan tanpa harus meningkatkan leverage keuangan (utang) atau menerbitkan saham baru. Dengan kata lain, ini adalah kecepatan tumbuh alami perusahaan yang didanai hanya dari laba ditahan. Artikel ini akan membedah apa itu SGR, cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya untuk menilai kualitas pertumbuhan emiten saham. Apa Itu Sustainable Growth Rate (SGR)? Sustainable Growth Rate adalah tingkat pertumbuhan penjualan (atau laba) maksimum yang dapat dipertahankan perusahaan dalam jangka panjang tanpa: Menerbitkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  2. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  3. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  4. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  5. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  6. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  7. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  8. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  9. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  10. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?

TradingView Chart - BRNA