Update: Jumat, 22 Mei 2026

JATI

PT. Informasi Teknologi Indonesia Tbk.

Rp 98
0.00%
Volume
128.765 lot
MA 5
99
MA 20
105
RSI
17.65
High
99
Low
92

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.53%
Support (10d)
92
Resistance (10d)
111
Volume Trend (10d)
+245.2%
Score
70
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-11.71 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.7) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.045 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JATI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.53%. Area support terdekat berada di sekitar Rp92, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp111.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 100 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 108 - 113 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 91 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang

Sektor pertambangan memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari sektor lain seperti perbankan, konsumen, atau media. Perusahaan tambang tidak menjual produk jadi yang bisa diproduksi ulang kapan saja. Mereka menambang sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan butuh waktu bertahun-tahun untuk dieksplorasi, dikonstruksi, dan akhirnya diekstraksi. Akibatnya, metrik valuasi tradisional seperti Price to Earnings (P/E) atau Price to Book (P/B) seringkali tidak cukup untuk menilai saham tambang secara adil. Di sinilah NPV (Net Present Value) Sumber Daya memainkan peran sentral. Apa Itu NPV Sumber Daya? NPV Sumber Daya adalah nilai kini bersih dari seluruh arus kas masa depan yang diharapkan dapat dihasilkan dari penambangan suatu deposit mineral (cadangan), setelah dikurangi biaya investasi, operasional, penutupan tambang, dan pajak. Secara sederhana: NPV menjawab pertanyaan "Berapa nilai tambang ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  2. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  3. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  4. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  6. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  7. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  8. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  9. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  10. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - JATI