Update: Jumat, 22 Mei 2026

JECC

PT. Jembo Cable Company Tbk.

Rp 680
-8.11%
Volume
283 lot
MA 5
763
MA 20
878
RSI
N/A
High
680
Low
675

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.20%
Support (10d)
675
Resistance (10d)
870
Volume Trend (10d)
-22.7%
Score
45
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-28.42 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (0.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JECC saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 0.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.20%. Area support terdekat berada di sekitar Rp675, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp870.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 675, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi

Seorang investor yang baru belajar analisis fundamental mencoba menerapkan ilmunya pada saham perusahaan teknologi. Ia menghitung Price to Tangible Book Value (P/TBV). Hasilnya: 8x, 12x, bahkan 25x. Ia terkejut. "Bukankah seharusnya saya membeli saham dengan P/TBV di bawah 1x? Semua saham teknologi ini tampak sangat mahal!" Apakah investor tersebut benar? Apakah semua saham teknologi overvalued karena P/TBV-nya tinggi? Jawabannya: Tidak. Perusahaan teknologi, terutama yang bergerak di software, SaaS (Software as a Service), platform digital, dan semikonduktor, memiliki karakteristik yang membuat rasio P/TBV tradisional hampir tidak relevan. Artikel ini akan membahas secara khusus tentang penggunaan rasio P/TBV untuk perusahaan teknologi, mengapa rasio ini cenderung tinggi, metrik alternatif yang lebih cocok, serta bagaimana menilai valuasi saham teknologi secara benar. Mengapa P/TBV Perusahaan Teknologi Sangat Tinggi? Untuk memahami...

Artikel menarik lainnya:

  1. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  2. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  3. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  4. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  5. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  6. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  7. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  8. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  9. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  10. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit

TradingView Chart - JECC