Update: Jumat, 21 Agustus 2026

JELI

PT. Niramas Utama Tbk.

Rp 625
-0.79%
Volume
48.162 lot
MA 5
625
MA 20
658
RSI
49.38
High
635
Low
615
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.93%
Support (10d)
600
Resistance (10d)
715
Volume Trend (10d)
-73.0%
Score
10
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-58.19 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (49.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.824 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JELI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp600, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp715.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 570 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang

Jika sektor perkebunan sawit sudah tergolong volatil, maka sektor batu bara adalah salah satu yang paling ekstrem di bursa saham. Harga batu bara bisa naik 500% dalam dua tahun, lalu turun 70% dalam satu tahun. Laba perusahaan batu bara melonjak luar biasa ketika harga komoditas sedang tinggi, dan anjlok ke zona merah ketika harga jatuh. Bagi investor yang memahami dinamika ini, saham batu bara menawarkan peluang keuntungan besar dalam waktu relatif singkat. Namun bagi yang tidak memahami, saham ini bisa menjadi jebakan yang menghancurkan portofolio. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana melakukan valuasi saham batu bara dengan menggunakan harga komoditas sebagai variabel sentral, serta strategi untuk memanfaatkan siklusnya yang liar. Karakteristik Unik Saham Batu Bara Saham batu bara memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  2. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  3. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  4. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  5. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  6. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  7. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  8. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  9. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  10. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted

TradingView Chart - JELI