Update: Kamis, 20 Agustus 2026

TAMU

PT. Pelayaran Tamarin Samudra Tbk.

Rp 25
+8.70%
Volume
39.486 lot
MA 5
25
MA 20
23
RSI
63.16
High
25
Low
24
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.82%
Support (10d)
21
Resistance (10d)
29
Volume Trend (10d)
+134.8%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
38.89 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 21 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TAMU saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.82%. Area support terdekat berada di sekitar Rp21, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp29.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 25 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 29 - 31 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 24 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham

Mengapa seseorang bersedia membeli saham yang naik turun setiap hari, sementara ia bisa mendapatkan bunga pasti dari deposito atau obligasi pemerintah? Jawabannya adalah: imbal hasil ekstra. Imbal hasil ekstra inilah yang dalam dunia keuangan disebut Market Risk Premium. Market risk premium adalah konsep fundamental yang menjadi jantung dari hampir semua model penetapan harga aset, termasuk CAPM yang telah kita bahas sebelumnya. Namun, banyak investor ritel yang masih bingung: apa sebenarnya market risk premium, berapa nilainya untuk pasar Indonesia, dan bagaimana menggunakannya? Artikel ini akan membedah secara tuntas market risk premium, cara menghitungnya, serta bagaimana Anda sebagai investor bisa memanfaatkannya untuk mengambil keputusan yang lebih cerdas. Apa Itu Market Risk Premium? Market risk premium adalah kelebihan imbal hasil (excess return) yang diharapkan investor dari investasi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  2. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  3. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  4. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  5. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  6. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  7. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  8. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  9. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  10. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

TradingView Chart - TAMU