Update: Selasa, 18 Agustus 2026

JKON

PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk.

Rp 86
-1.15%
Volume
146.249 lot
MA 5
86
MA 20
78
RSI
72.73
High
88
Low
85
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.78%
Support (10d)
84
Resistance (10d)
102
Volume Trend (10d)
+44.1%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
28.36 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (72.7) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.764 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JKON saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 72.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.78%. Area support terdekat berada di sekitar Rp84, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp102.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 84, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola memiliki nama yang mudah diingat karena menyerupai bentuk geometris atau benda sehari-hari. Namun, ada satu pola dengan nama yang cukup unik dan deskriptif: Bump and Run (BARR) – pola di mana harga "menabrak" (bump) lalu "berlari" (run) ke arah sebaliknya. Pola Bump and Run pertama kali dikembangkan oleh Thomas Bulkowski, seorang penulis terkenal di bidang analisis teknikal. Pola ini tergolong jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia mampu memberikan sinyal pembalikan yang sangat kuat, baik bullish maupun bearish. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bump and Run (BARR), mulai dari karakteristik, tiga fase utamanya, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Bump and Run (BARR)? Bump and Run (BARR) adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  2. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  3. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  4. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  5. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  6. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  7. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  8. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  9. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  10. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti

TradingView Chart - JKON