Update: Senin, 6 Juli 2026

SCMA

PT. Surya Citra Media Tbk.

Rp 210
0.00%
Volume
211.882 lot
MA 5
203
MA 20
202
RSI
56.90
High
214
Low
204
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.14%
Support (10d)
192
Resistance (10d)
234
Volume Trend (10d)
+49.7%
Score
95
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-7.08 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.721 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SCMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp192, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp234.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 210 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 242 - 263 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 200 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi

Dalam dunia saham, perusahaan asuransi sering dianggap sebagai kotak hitam yang rumit. Ada premi, klaim, cadangan, investasi, reasuransi, dan berbagai istilah teknis yang membuat investor pemula pusing. Namun, di tengah semua kerumitan itu, ada satu konsep fundamental yang menjadi jantung dari bisnis asuransi: Underwriting Profit. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu rasio underwriting profit, mengapa ia lebih penting daripada sekadar laba bersih, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat seleksi saham asuransi berkualitas. Apa Itu Underwriting Profit? Underwriting Profit adalah laba yang dihasilkan perusahaan asuransi dari aktivitas intinya, yaitu mengambil alih risiko dari nasabah. Secara sederhana, ini adalah selisih antara premi yang diterima dengan seluruh biaya yang terkait dengan pengelolaan risiko tersebut (klaim dan biaya operasional). Sementara itu, Rasio Underwriting Profit (atau sering disebut Underwriting...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  2. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  3. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  4. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  5. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  6. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  7. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  8. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  9. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  10. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham

TradingView Chart - SCMA