Update: Jumat, 22 Mei 2026

SCMA

PT. Surya Citra Media Tbk.

Rp 220
-0.90%
Volume
357.707 lot
MA 5
230
MA 20
251
RSI
28.57
High
224
Low
214

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.67%
Support (10d)
214
Resistance (10d)
268
Volume Trend (10d)
-19.8%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-21.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 29.800 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SCMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp214, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp268.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 224 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 242 - 253 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 205 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Setiap lilin (candle) menyimpan cerita tentang pertempuran antara pembeli (bull) dan penjual (bear). Dari sekian banyak pola, ada satu pola satu candlestick yang unik karena tidak menunjukkan kekuatan pihak mana pun: Doji. Pola Doji sering disebut sebagai pola netral. Tapi jangan salah, meskipun netral, Doji bisa menjadi sinyal peringatan dini akan terjadinya pembalikan tren jika muncul di posisi yang tepat. Apa Itu Pola Doji? Secara harfiah, Doji berarti "kekeliruan" atau "kesalahan" dalam bahasa Jepang. Dinamakan demikian karena bentuknya yang seperti tanda silang atau plus. Secara teknis, Doji terbentuk ketika harga pembukaan (open) dan harga penutupan (close) suatu saham hampir sama atau persis sama. Panjang sumbu atas (upper shadow) dan sumbu bawah (lower shadow)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  2. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  3. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  4. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  5. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  6. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  7. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  8. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  9. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  10. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan

TradingView Chart - SCMA