Update: Senin, 5 Oktober 2026

SCMA

PT. Surya Citra Media Tbk.

Rp 179
+4.07%
Volume
510.229 lot
MA 5
173
MA 20
184
RSI
32.61
High
181
Low
172
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.58%
Support (10d)
161
Resistance (10d)
184
Volume Trend (10d)
-38.1%
Score
35
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-14.76 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -40.283 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SCMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.58%. Area support terdekat berada di sekitar Rp161, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp184.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 153 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  2. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  3. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  4. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  5. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  6. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  7. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  8. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  9. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  10. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif

TradingView Chart - SCMA