Update: Senin, 6 Juli 2026

SAMF

PT. Saraswanti Anugerah Makmur Tbk.

Rp 280
0.00%
Volume
574 lot
MA 5
278
MA 20
279
RSI
50.00
High
282
Low
278
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.03%
Support (10d)
270
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
-18.0%
Score
65
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-5.41 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SAMF saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp270, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 286 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 308 - 322 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 260 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham

Pasar saham tidak pernah benar-benar tidur. Mulai dari berita korporasi setelah jam tutup, laporan laba sebelum pasar buka, hingga pergerakan futures di akhir pekan. Banyak investor merasa harus selalu on — terus memantau, terus memperbarui, terus waspada. Namun ada satu strategi yang paling diremehkan namun paling terbukti menjaga kesehatan mental investor jangka panjang: mengambil libur total dari pasar saham secara berkala. Artikel ini bukan tentang hari libur bursa resmi seperti hari raya atau tahun baru. Ini tentang market holiday yang Anda ciptakan sendiri — waktu sengaja di mana Anda tidak membaca berita pasar, tidak membuka grafik, tidak mengecek portofolio, dan tidak melakukan transaksi apapun. Mengapa Investor Sulit Mengambil Libur dari Pasar? Sebelum membahas manfaatnya, kita harus memahami mengapa begitu banyak orang merasa bersalah atau cemas...

Artikel menarik lainnya:

  1. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  2. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  3. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  4. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  5. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  6. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  7. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  8. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  9. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  10. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

TradingView Chart - SAMF