Update: Senin, 7 September 2026

BLES

PT. Superior Prima Sukses Tbk.

Rp 187
-2.09%
Volume
175.590 lot
MA 5
195
MA 20
205
RSI
36.99
High
192
Low
187
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.94%
Support (10d)
187
Resistance (10d)
214
Volume Trend (10d)
-10.6%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
13.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (37.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.016 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BLES saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp187, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp214.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 187, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula

Pernahkah Anda membuka aplikasi trading di pagi hari sebelum jam 9, lalu melihat bahwa harga saham bergerak-gerak tetapi Anda tidak bisa melakukan transaksi? Atau Anda mencoba memasang order di sore hari sekitar jam 15.00, kemudian mendapati bahwa order Anda tidak langsung terisi? Ini semua berkaitan dengan pembagian waktu trading di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bursa Efek Indonesia tidak beroperasi terus-menerus seperti pasar tradisional. Waktu perdagangan dibagi menjadi beberapa sesi dengan aturan yang berbeda: Pre-opening, Sesi Reguler I, Sesi Istirahat, Sesi Reguler II, dan Pre-closing. Memahami setiap sesi ini akan membantu Anda memasang order di waktu yang tepat, menghindari kebingungan, dan bahkan memanfaatkan peluang yang ada. Artikel ini akan membahas secara rinci setiap periode waktu trading di BEI, apa yang terjadi di masing-masing sesi, serta strategi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  2. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  3. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  4. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  5. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  6. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  7. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  8. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  9. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  10. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?

TradingView Chart - BLES