Update: Senin, 5 Oktober 2026

MINE

PT. Sinar Terang Mandiri Tbk.

Rp 276
+1.47%
Volume
3.001 lot
MA 5
274
MA 20
286
RSI
31.58
High
284
Low
272
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.22%
Support (10d)
250
Resistance (10d)
306
Volume Trend (10d)
-72.3%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
15.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (31.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 191 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MINE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp306.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 306 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 337, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 250 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital

Dalam beberapa tahun terakhir, model bisnis media telah bergeser drastis. Iklan digital yang dulunya menjadi tulang punggung pendapatan kini tergerus oleh dominasi Google dan Meta. Kini, investor lebih menyukai perusahaan media yang memiliki pendapatan berulang (recurring revenue) dari pelanggan setia. Di sinilah metrik Price per Subscriber (PPS) menjadi sangat penting. Apa Itu Price per Subscriber? Price per Subscriber adalah rasio valuasi yang menghitung berapa nilai pasar yang bersedia dibayar investor untuk setiap satu pelanggan berbayar (subscriber) perusahaan media. Rumus dasarnya sederhana: PPS = (Kapitalisasi Pasar + Utang Bersih) / Total Jumlah Subscriber Berbayar Metrik ini sering digunakan untuk membandingkan perusahaan media sejenis, seperti The New York Times (NYT), Netflix (meskipun lebih ke hiburan), atau Spotify. Mengapa PPS Relevan untuk Saham Media? Media cetak tradisional dinilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  2. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  3. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  4. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  5. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  6. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  7. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  8. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter
  9. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi

TradingView Chart - MINE