Update: Senin, 5 Oktober 2026

KIJA

PT. Kawasan Industri Jababeka Tbk.

Rp 162
+7.28%
Volume
6.085.746 lot
MA 5
159
MA 20
178
RSI
35.80
High
164
Low
150
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.92%
Support (10d)
150
Resistance (10d)
194
Volume Trend (10d)
-6.3%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-21.36 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (35.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -207.840 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KIJA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 35.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.92%. Area support terdekat berada di sekitar Rp150, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp194.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 143 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun

Jika Anda sudah mengenal Dollar Cost Averaging (DCA) sebagai strategi investasi rutin dengan nominal tetap, maka Value Averaging (VA) adalah versi yang lebih dinamis dan ambisius. VA tidak hanya meminta Anda disiplin, tetapi juga memaksa Anda membeli lebih banyak saat harga murah, dan membeli lebih sedikit (atau bahkan menjual) saat harga mahal. Apa Itu Value Averaging? Value Averaging adalah strategi investasi jangka panjang yang dikembangkan oleh Michael Edleson. Alih-alih menyetor uang dalam jumlah tetap setiap periode (seperti DCA), Anda menargetkan nilai portofolio harus bertambah dalam jumlah tetap setiap periode. Dengan kata lain, Anda menentukan pertumbuhan nilai portofolio yang ingin dicapai setiap bulan/kuartal, lalu menyesuaikan besarnya investasi berdasarkan kinerja pasar sebelumnya. Perbedaan Mendasar: DCA vs VA Aspek Dollar Cost Averaging (DCA) Value Averaging (VA) Setoran tiap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  2. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  3. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  4. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  5. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  6. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  7. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  8. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  9. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  10. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham

TradingView Chart - KIJA