Update: Jumat, 22 Mei 2026

KARW

PT. Meratus Jasa Prima Tbk.

Rp 280
-0.71%
Volume
1.374 lot
MA 5
292
MA 20
297
RSI
40.00
High
282
Low
280

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.95%
Support (10d)
280
Resistance (10d)
318
Volume Trend (10d)
+18.2%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-6.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KARW saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.95%. Area support terdekat berada di sekitar Rp280, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp318.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 266 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud

Seorang investor menemukan dua perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang sama persis: Rp10 triliun. Namun ketika ia mengamati neraca, ia terkejut. Perusahaan A memiliki aset bersih berwujud (net tangible assets) sebesar Rp8 triliun. Perusahaan B hanya memiliki Rp2 triliun. Artinya, premi yang dibayar pasar di atas aset berwujud untuk Perusahaan A adalah Rp2 triliun, sementara untuk Perusahaan B mencapai Rp8 triliun. Apakah Perusahaan B terlalu mahal? Atau justru Perusahaan A terlalu murah? Jawabannya bergantung pada apa yang membentuk selisih tersebut—biasanya aset tak berwujud (intangible assets) seperti merek, teknologi, basis pelanggan, atau keunggulan kompetitif lainnya. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Equity Value to Net Tangible Assets, bagaimana menghitungnya, menginterpretasikannya, serta mengapa rasio ini menjadi salah satu ukuran terbaik untuk menilai "premium" yang bersedia dibayar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  2. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?
  3. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!
  4. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  5. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  6. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  7. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  8. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  9. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  10. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan

TradingView Chart - KARW