Update: Senin, 5 Oktober 2026

MDIY

PT. Daya Intiguna Yasa Tbk.

Rp 925
-2.12%
Volume
591 lot
MA 5
942
MA 20
946
RSI
38.10
High
945
Low
925
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.79%
Support (10d)
925
Resistance (10d)
965
Volume Trend (10d)
-58.1%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.12 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 400 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDIY saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp925, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp965.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 879 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital

Dalam beberapa tahun terakhir, model bisnis media telah bergeser drastis. Iklan digital yang dulunya menjadi tulang punggung pendapatan kini tergerus oleh dominasi Google dan Meta. Kini, investor lebih menyukai perusahaan media yang memiliki pendapatan berulang (recurring revenue) dari pelanggan setia. Di sinilah metrik Price per Subscriber (PPS) menjadi sangat penting. Apa Itu Price per Subscriber? Price per Subscriber adalah rasio valuasi yang menghitung berapa nilai pasar yang bersedia dibayar investor untuk setiap satu pelanggan berbayar (subscriber) perusahaan media. Rumus dasarnya sederhana: PPS = (Kapitalisasi Pasar + Utang Bersih) / Total Jumlah Subscriber Berbayar Metrik ini sering digunakan untuk membandingkan perusahaan media sejenis, seperti The New York Times (NYT), Netflix (meskipun lebih ke hiburan), atau Spotify. Mengapa PPS Relevan untuk Saham Media? Media cetak tradisional dinilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  2. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  3. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  4. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  5. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  6. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  7. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  8. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  9. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  10. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri

TradingView Chart - MDIY