Update: Kamis, 20 Agustus 2026

MDIY

PT. Daya Intiguna Yasa Tbk.

Rp 945
-1.56%
Volume
4.123 lot
MA 5
950
MA 20
930
RSI
66.67
High
960
Low
930
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.14%
Support (10d)
910
Resistance (10d)
970
Volume Trend (10d)
-47.9%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
2.16 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -104 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDIY saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp910, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp970.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 970 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.067, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 910 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung

Dalam dunia saham, kebanyakan investor akrab dengan PER (Price to Earnings Ratio). Tapi bagaimana cara menilai perusahaan yang sedang dalam masa pertumbuhan cepat tetapi belum menghasilkan laba? Atau perusahaan yang sengaja membakar laba untuk ekspansi? Di sinilah Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales) menjadi senjata rahasia para investor profesional. EV/Sales adalah alat valuasi yang tidak peduli dengan struktur modal perusahaan dan tidak terganggu oleh laba yang masih negatif. Artikel ini akan membahas apa itu EV/Sales, bagaimana menghitungnya, kapan harus menggunakannya, serta bagaimana membedakan saham yang "mahal secara wajar" dengan yang "benar-benar gelembung". 1. Apa Itu Enterprise Value (EV) dan EV/Sales? Enterprise Value (EV) adalah nilai total perusahaan yang mencerminkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk "membeli" seluruh perusahaan secara utuh—termasuk utang dan ekuitas. Rumus Enterprise...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  2. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  3. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  4. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  5. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  6. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  7. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  8. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  10. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor

TradingView Chart - MDIY