Update: Jumat, 22 Mei 2026

MDIY

PT. Daya Intiguna Yasa Tbk.

Rp 790
+1.28%
Volume
673 lot
MA 5
788
MA 20
852
RSI
27.66
High
820
Low
775

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.46%
Support (10d)
770
Resistance (10d)
910
Volume Trend (10d)
-13.9%
Score
75
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-12.71 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 503 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDIY saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp770, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp910.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 790 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 909 - 988 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 751 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan

Dalam dunia investasi, ada satu pertanyaan yang selalu menghantui setiap pemegang saham: "Apakah perusahaan ini masih akan tumbuh tahun depan?" Untuk perusahaan konstruksi, EPC (Engineering, Procurement, Construction), migas, dan manufaktur berat — yang pendapatannya berasal dari proyek-proyek jangka panjang — jawabannya bisa ditemukan dalam satu metrik sederhana namun sangat kuat: Order Book. Order book adalah salah satu indikator paling prospektif yang tersedia bagi investor. Ia tidak melihat ke belakang (seperti laporan laba rugi historis), tetapi ke depan. Ia menjawab pertanyaan yang lebih penting: "Apa yang sudah dipesan pelanggan untuk dikerjakan perusahaan di masa mendatang?" Apa Itu Order Book? Order Book (atau kontrak berjalan) adalah total nilai kontrak yang telah dimenangkan oleh perusahaan tetapi belum sepenuhnya dilaksanakan dan pendapatannya belum diakui. Dengan kata lain, order book...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  2. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  3. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  4. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  5. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  6. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  7. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  8. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  9. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  10. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur

TradingView Chart - MDIY