Update: Senin, 12 Oktober 2026

LCGP

PT. Eureka Prima Jakarta Tbk.

Rp 114
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
114
MA 20
114
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

Setelah mempelajari Hammer (bullish) dan Hanging Man (bearish), kini saatnya mengenal satu pola bearish klasik lainnya: Shooting Star. Jika Hanging Man adalah "orang gantung" dengan sumbu panjang ke bawah, maka Shooting Star adalah kebalikannya—sumbu panjang menjulang ke atas bagaikan bintang jatuh di langit malam. Dalam analisa teknikal saham, Shooting Star dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan bearish yang paling dapat diandalkan, terutama ketika muncul di puncak tren naik yang panjang. Namanya sendiri mengandung makna: bintang jatuh membawa harapan (bull) yang kemudian padam dan berubah menjadi kehancuran (bear). Apa Itu Shooting Star (Bearish)? Secara visual, Shooting Star terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Sumbu atas (upper shadow) Panjang, minimal 2 kali panjang tubuh Tubuh (real body) Kecil,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  2. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  3. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  4. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  5. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  6. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  7. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  8. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  9. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  10. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga

TradingView Chart - LCGP