Update: Kamis, 20 Agustus 2026

LCGP

PT. Eureka Prima Jakarta Tbk.

Rp 114
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
114
MA 20
114
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar

Banyak trader pemula berpikir bahwa kunci sukses trading ada pada kemampuan memilih saham yang tepat. Mereka menghabiskan berjam-jam untuk analisis fundamental dan teknikal, mencari sinyal beli yang sempurna. Namun mereka sering melupakan satu hal yang sebenarnya lebih penting dari apa pun: seberapa besar posisi yang akan mereka ambil. Inilah yang disebut position sizing atau penentuan ukuran posisi. Ini adalah keputusan tentang berapa banyak lot atau berapa persen modal yang akan Anda pertaruhkan dalam satu transaksi. Position sizing adalah pengatur risiko paling fundamental. Bahkan trader dengan analisis yang buruk sekalipun bisa bertahan lama jika position sizing-nya baik. Sebaliknya, trader dengan analisis terbaik sekalipun akan bangkrut jika position sizing-nya buruk. Artikel ini akan membahas mengapa position sizing begitu penting, bagaimana menghitungnya dengan benar, dan kesalahan-kesalahan umum yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  2. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  3. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  4. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  5. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  6. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  7. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  8. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  9. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  10. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar

TradingView Chart - LCGP