Update: Jumat, 17 Juli 2026

BESS

PT. Batulicin Nusantara Maritim Tbk.

Rp 910
+2.25%
Volume
98 lot
MA 5
908
MA 20
927
RSI
48.28
High
925
Low
875
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.40%
Support (10d)
860
Resistance (10d)
975
Volume Trend (10d)
+1.0%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
3.41 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 16 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BESS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp860, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp975.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 975 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.073, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 860 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula

Dua artikel sebelumnya kita sudah membahas PBV dan PER. Kali ini kita akan membahas komponen paling penting yang menjadi "bahan baku" dari PER, yaitu EPS atau Earning per Share. Tanpa memahami EPS, Anda akan kesulitan menilai apakah suatu saham murah atau mahal. Mari kita bedah tuntas. Apa Itu EPS? Earning per Share (EPS) adalah laba bersih yang dihasilkan oleh perusahaan untuk setiap lembar saham yang beredar. Sederhananya, EPS menjawab pertanyaan: “Berapa rupiah laba yang saya dapatkan untuk setiap 1 lembar saham yang saya pegang?” Jika Anda memiliki 100 lembar saham dan EPS perusahaan Rp500, maka secara teoritis laba yang menjadi hak Anda adalah 100 x Rp500 = Rp50.000 (meskipun laba itu tidak dibagikan semua sebagai dividen). Mengapa EPS Penting? EPS adalah jantung dari investasi saham....

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  2. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  3. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  4. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  5. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  6. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  7. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  8. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  9. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  10. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - BESS