Update: Kamis, 11 Juni 2026

LCKM

PT. LCK Global Kedaton Tbk.

Rp 153
+24.39%
Volume
4.770.209 lot
MA 5
110
MA 20
120
RSI
50.64
High
155
Low
115
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
9.83%
Support (10d)
82
Resistance (10d)
155
Volume Trend (10d)
-63.1%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
10.87 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.6)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -20.249 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LCKM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 9.83%. Area support terdekat berada di sekitar Rp82, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp155.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 155 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 171, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 82 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, ada satu yang pendekatannya paling unik dan berbeda dari yang lain. Alat ini tidak menggunakan moving average, tidak menggunakan rumus statistik kompleks, dan tidak menggunakan rasio Fibonacci seperti kebanyakan indikator lainnya. Alat itu adalah Murray Math Lines (MML). Dikembangkan oleh seorang trader legendaris bernama T.H. Murray, yang kemudian dipopulerkan dan disempurnakan oleh Tim Murray (kecil kemungkinan ada hubungan keluarga, meskipun namanya mirip), MML didasarkan pada konsep yang brilian namun sederhana: harga bergerak dalam oktaf. Ya, seperti oktaf dalam musik. Murray percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang terbagi menjadi 8 bagian sama besar, dan level-level ini berulang pada skala yang berbeda. Hasilnya adalah sebuah sistem support dan resistance yang sangat terstruktur. Apa Itu Murray Math Lines? Murray...

Artikel menarik lainnya:

  1. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  2. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  3. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  4. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  5. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  6. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  7. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  8. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  9. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  10. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover

TradingView Chart - LCKM