Update: Senin, 5 Oktober 2026

SICO

PT. Sigma Energy Compressindo Tbk.

Rp 118
+6.31%
Volume
688.721 lot
MA 5
112
MA 20
114
RSI
55.17
High
130
Low
111
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.74%
Support (10d)
102
Resistance (10d)
130
Volume Trend (10d)
+176.4%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
6.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SICO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.74%. Area support terdekat berada di sekitar Rp102, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp130.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 130 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 143, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 102 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda

Dua kalimat berikut menyampaikan informasi yang sama persis, tetapi menghasilkan reaksi yang sangat berbeda: Kalimat A: "Dari 100 orang yang membeli saham ini, 80 orang mendapatkan keuntungan." Kalimat B: "Dari 100 orang yang membeli saham ini, 20 orang mengalami kerugian." Kalimat mana yang membuat Anda lebih tertarik untuk membeli? Jika Anda memilih Kalimat A, selamat. Anda merespons secara normal. Padahal kedua kalimat itu menyampaikan fakta yang identik: tingkat keberhasilan 80%. Hanya cara penyajiannya yang berbeda. Inilah yang disebut framing bias—kecenderungan manusia untuk mengambil keputusan berbeda tergantung pada bagaimana suatu informasi disajikan (dibingkai), meskipun informasi tersebut secara substansi setara. Apa Itu Framing Bias? Framing bias adalah bias kognitif di mana seseorang bereaksi secara berbeda terhadap suatu pilihan tergantung pada apakah pilihan tersebut disajikan dalam kerangka keuntungan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  2. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  3. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  4. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  5. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  6. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  7. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  8. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  9. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  10. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif

TradingView Chart - SICO