Update: Senin, 5 Oktober 2026

LMAS

PT. Limas Indonesia Makmur Tbk

Rp 50
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga

Setelah mempelajari Gann Angles dan Gann Fan, kita memasuki alat ketiga dari trinitas metode Gann: Gann Grid. Jika Gann Angles adalah tentang garis diagonal dan Gann Fan adalah tentang kumpulan sudut, maka Gann Grid adalah tentang kotak – jaring-jaring geometris yang membagi ruang waktu dan harga menjadi sel-sel yang terukur. Gann Grid (juga dikenal sebagai Gann Square atau Gann Box) mungkin adalah alat Gann yang paling visual dan paling mudah dipahami secara intuitif. Ia menciptakan struktur kotak-kotak di atas chart, di mana setiap kotak memiliki ukuran yang sama dalam hal rasio waktu terhadap harga. Apa Itu Gann Grid? Gann Grid adalah alat analisis teknikal yang membagi chart menjadi sel-sel berbentuk persegi (atau persegi panjang) berdasarkan rasio tertentu antara waktu dan harga. Grid ini digambar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  2. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  3. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  4. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  5. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  6. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  7. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  8. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  9. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  10. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan

TradingView Chart - LMAS