Update: Selasa, 18 Agustus 2026

UNIC

PT. Unggul Indah Cahaya Tbk.

Rp 15.175
+1.00%
Volume
177 lot
MA 5
15.105
MA 20
14.198
RSI
85.40
High
15.500
Low
15.000
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.22%
Support (10d)
14.575
Resistance (10d)
16.100
Volume Trend (10d)
+6.3%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
23.37 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (85.4) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -39 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UNIC saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 85.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp14.575, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp16.100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 14.575, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung

Dalam dunia saham, sektor teknologi selalu memiliki daya tarik tersendiri. Pertumbuhan eksponensial, inovasi yang mengganggu, dan kisah sukses perusahaan seperti Amazon, Google, atau Shopee membuat banyak investor tergiur. Namun, ada satu masalah besar yang sering dihadapi investor saham teknologi: bagaimana menilai perusahaan yang belum menghasilkan laba? Di sinilah rasio Price to User (atau sering disebut Price per User) menjadi salah satu alat valuasi paling populer untuk saham teknologi, terutama untuk perusahaan digital dengan basis pengguna yang besar tetapi masih dalam fase investasi berat. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu Price to User, kapan rasio ini relevan, batasan-batasannya, serta cara menggunakannya sebagai bagian dari analisis saham teknologi Anda. Apa Itu Price to User? Price to User adalah rasio valuasi yang membandingkan nilai pasar perusahaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  2. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  3. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  4. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  5. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  6. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  7. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  8. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  9. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  10. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak

TradingView Chart - UNIC