Update: Senin, 5 Oktober 2026

LPLI

PT. Star Pacific Tbk

Rp 206
0.00%
Volume
709 lot
MA 5
210
MA 20
227
RSI
24.00
High
214
Low
204
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.99%
Support (10d)
204
Resistance (10d)
236
Volume Trend (10d)
-23.7%
Score
30
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-15.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (24.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -156 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LPLI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.99%. Area support terdekat berada di sekitar Rp204, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp236.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 194 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil

Ada sebuah fenomena aneh yang dialami banyak investor. Di pagi hari, saat pasar baru buka, mereka merasa jernih dan percaya diri. Analisis terasa tajam. Keputusan terasa tepat. Tapi menjelang siang, atau setelah melakukan lima atau enam kali transaksi, semuanya berubah. Grafik yang tadinya jelas kini terlihat membingungkan. Keputusan terasa terburu-buru. Dan sering kali, kesalahan terbesar terjadi di jam-jam terakhir sesi perdagangan. Ini bukan kebetulan. Ini adalah kelelahan keputusan atau decision fatigue—penurunan kualitas keputusan setelah seseorang membuat terlalu banyak keputusan dalam rentang waktu tertentu. Artikel ini akan membahas bagaimana decision fatigue bekerja dalam konteks saham, mengapa ini sangat berbahaya bagi investor ritel, dan yang terpenting, bagaimana cara mengelolanya agar Anda tidak menjadi korban dari kelelahan yang tidak disadari. 1. Apa Itu Decision Fatigue? Memahami Baterai Mental...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  2. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  3. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  4. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  5. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  6. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  7. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  8. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  9. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  10. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?

TradingView Chart - LPLI