Update: Senin, 5 Oktober 2026

TOTO

PT. Surya Toto Indonesia Tbk.

Rp 240
0.00%
Volume
6.578 lot
MA 5
240
MA 20
241
RSI
42.86
High
240
Low
236
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.42%
Support (10d)
236
Resistance (10d)
244
Volume Trend (10d)
-22.5%
Score
40
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
2.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (42.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 158 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TOTO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp236, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp244.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 236, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

Dalam dunia trading saham, kemampuan membaca candlestick adalah keahlian fundamental yang wajib dikuasai. Dari sekian banyak pola reversal, Hammer (Bullish) adalah salah satu formasi satu candlestick yang paling terkenal dan paling bisa diandalkan, terutama bagi trader yang suka memburu titik balik dari tren turun. Pola ini diberi nama "Hammer" (palu) karena bentuknya yang menyerupai alat palu—tubuh kecil di atas dan tangkai panjang di bawah. Dan seperti palu, pola ini bisa "memukul" tren turun hingga berbalik arah. Apa Itu Hammer (Bullish)? Secara visual, Hammer terbentuk dalam satu periode (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Sumbu bawah (lower shadow) panjang – minimal 2 kali panjang tubuh candlestick. Tubuh (real body) kecil – berada di bagian atas rentang harga. Sumbu atas (upper shadow) sangat pendek –...

Artikel menarik lainnya:

  1. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  2. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  3. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  4. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  5. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  6. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  7. Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak
  8. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  9. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  10. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri

TradingView Chart - TOTO