Update: Senin, 6 Juli 2026

TOTO

PT. Surya Toto Indonesia Tbk.

Rp 236
+0.85%
Volume
1.626 lot
MA 5
233
MA 20
234
RSI
54.55
High
236
Low
232
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.09%
Support (10d)
228
Resistance (10d)
238
Volume Trend (10d)
-75.9%
Score
40
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-4.07 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -80 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TOTO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp228, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp238.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 228, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun

Hidden asset adalah aset perusahaan yang nilai pasarnya jauh lebih tinggi daripada nilai yang tercatat di neraca (book value), seringkali karena aset tersebut diperoleh lama sekali dan belum pernah dinilai ulang. Kondisi ini menciptakan situasi di mana nilai buku perusahaan terlalu rendah – jauh lebih rendah dari nilai ekonomi yang sebenarnya. Bagi investor cerdas, hidden asset adalah peluang untuk membeli saham dengan margin of safety yang sangat besar. Pasar mungkin melewatkan nilai ini, memberi Anda kesempatan membeli Rp1.000 nilai aset dengan harga Rp500. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang hidden asset, bagaimana menemukannya, serta risiko dan strategi memanfaatkannya. Apa Itu Hidden Asset? Hidden Asset adalah aset perusahaan yang nilai wajarnya (fair market value) secara signifikan lebih tinggi daripada nilai yang tercatat di neraca (book...

Artikel menarik lainnya:

  1. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  2. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  3. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  4. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  5. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  6. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  7. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter
  8. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  9. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  10. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader

TradingView Chart - TOTO