Update: Jumat, 22 Mei 2026

JSMR

PT. Jasa Marga (Persero) Tbk.

Rp 2.950
-1.34%
Volume
55.610 lot
MA 5
2.958
MA 20
3.054
RSI
32.08
High
3.020
Low
2.940

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.17%
Support (10d)
2.890
Resistance (10d)
3.120
Volume Trend (10d)
+40.5%
Score
25
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-5.75 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.1)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.074 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JSMR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.890, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.120.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.746 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola-pola klasik seperti head and shoulders, double top, atau triangle. Namun, ada satu pola yang jarang dibahas namun cukup sering muncul di grafik saham, terutama yang bergerak dalam rentang terbatas: Chevron Pattern. Pola ini dinamai berdasarkan bentuknya yang menyerupai tanda chevron — serangkaian huruf V terbalik yang berulang. Bagi trader yang memahami pola ini, Chevron dapat menjadi alat yang andal untuk membaca pergerakan saham yang sedang konsolidasi atau bergerak dalam channel yang jelas. Karakteristik Chevron Pattern Chevron Pattern adalah pola grafik yang terdiri dari serangkaian pergerakan harga berbentuk V terbalik (atau V biasa) yang berulang secara konsisten. Pola ini mencerminkan ritme pasar yang teratur — naik lalu turun, naik lalu turun, dengan amplitudo yang relatif...

Artikel menarik lainnya:

  1. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  2. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  3. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  4. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  5. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  6. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  7. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  8. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  9. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  10. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?

TradingView Chart - JSMR