Update: Jumat, 22 Mei 2026

MGLV

PT. Panca Anugrah Wisesa Tbk.

Rp 6.800
-2.16%
Volume
1.201 lot
MA 5
7.000
MA 20
7.765
RSI
10.53
High
6.800
Low
6.475

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.72%
Support (10d)
6.300
Resistance (10d)
8.750
Volume Trend (10d)
-42.8%
Score
55
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
44.37 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (10.5) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 55 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MGLV saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 10.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp6.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp8.750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 8.750 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 9.625, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 6.300 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

Dalam analisis teknikal, kebanyakan indikator volume berasumsi bahwa volume tinggi adalah segalanya. Volume tinggi dianggap mencerminkan partisipasi serius, sementara volume rendah diabaikan sebagai noise. Namun, ada sepasang indikator yang membalik logika tersebut. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) justru percaya bahwa hari-hari dengan volume rendah menyimpan informasi paling berharga tentang arah pasar jangka panjang. Dikembangkan oleh Paul Dysart pada tahun 1930-an (setelah ia mengamati karya perintis dari Norman Fosback), indikator ini didasarkan pada teori yang menarik: Orang banyak (crowd) cenderung salah, sementara orang pintar (smart money) bertindak saat sepi. Filosofi Dibalik NVI dan PVI Fosback, yang mempopulerkan indikator ini dalam bukunya, mengamati sebuah fenomena menarik: Pada hari dengan volume di atas rata-rata (Positive Volume), publik ritel cenderung paling aktif. Mereka terpengaruh...

Artikel menarik lainnya:

  1. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  2. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  3. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  4. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  5. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  6. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  7. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  8. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  9. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  10. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down

TradingView Chart - MGLV