Update: Jumat, 17 Juli 2026

MINA

PT. Sanurhasta Mitra Tbk.

Rp 288
+5.11%
Volume
2.204.575 lot
MA 5
277
MA 20
274
RSI
61.90
High
292
Low
272
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.25%
Support (10d)
260
Resistance (10d)
294
Volume Trend (10d)
+31.9%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
10.77 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 16.682 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MINA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.25%. Area support terdekat berada di sekitar Rp260, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp294.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 288 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 331 - 360 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 274 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham

Anda mungkin pernah mendengar nama Benjamin Graham. Beliau adalah guru dari Warren Buffett dan dianggap sebagai bapak value investing. Salah satu strategi legendarisnya adalah membeli saham dengan harga di bawah Net Current Asset Value (NCAV). Strategi ini sangat sederhana di konsep, tapi sangat efektif di masa lalu. Bahkan Warren Buffett menyebutnya sebagai "strategi membeli uang Rp1 hanya dengan Rp50". Mari kita pahami apa itu NCAV dan bagaimana menerapkannya. Apa Itu Net Current Asset Value (NCAV)? Net Current Asset Value (NCAV) adalah nilai aset lancar bersih perusahaan setelah dikurangi semua utang (kewajiban). Sederhananya, NCAV menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan dilikuidasi (dibubarkan) hari ini, berapa nilai aset lancar yang tersisa untuk pemegang saham setelah semua utang dibayar?" Rumus NCAV: NCAV = Aset Lancar - Total Utang (Kewajiban) Apa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  2. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  3. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  4. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  5. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  6. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  7. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  8. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  9. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  10. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu

TradingView Chart - MINA